HET Elpiji di Jateng Naik

Rabu, 25 Februari 2015 - 13:37 WIB
HET Elpiji di Jateng...
HET Elpiji di Jateng Naik
A A A
SEMARANG - Harga eceran tertinggi (HET) elpiji 3 kg di Jawa Tengah naik, dari ketetapan pemerintah pusat sebelumnya, Rp12.750 per tabung di tingkat Jateng menjadi Rp15.500 per tabung.

Kenaikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Nomor 541/15 Tahun 2015. Kenaikan tersebut berlaku per tanggal 13 Februari 2014. Berdasarkan surat keputusan itu, HET elpiji 3 kg dengan rincian lebih kurang harga jual agen ke sub penyalur (pangkalan) Rp14.250 dan HET elpiji 3 kg di pangkalan 15.500.

Mengenai waktu penerapannya di masing-masing kota/kabupaten kemungkinan berbeda. Kepala Dinas ESDM Provinsi Jateng Teguh Dwi Paryono membenarkan hal tersebut. Harga yang ditetapkan telah disesuaikan sehingga tidak ada disparitas terlalu tinggi antara Elpiji 3 kg dan yang nonsubsidi.

“Harga ini penyesuaian saja, supaya jaraknya tidak terlalu tinggi,” ucapnya kemarin. Teguh menilai HET yang ditetapkan tersebut akan berbeda di masing-masing kota/kabupaten. Di setiap daerah akan disesuaikan dengan kemampuan daya beli masyarakat.

“Jadi, bisa saja ada perbedaan di setiap kabupaten/ kota karena yang menentukan pemda setempat yang disesuaikan dengan kondisi wilayah,” ujar dia. Terkait dengan kuota elpiji 3 kg di Jateng, pemerintah provinsi sudah mengajukan kuota ke pemerintah pusat sebanyak 290 juta tabung. Jumlah tersebut naik sekitar 30% dari kuota pada 2014 sebesar 222 juta tabung lebih.

“Kita melihat kebutuhan elpiji 3 kg di tahun ini mengalami kenaikan sekitar 30%,” ucap Teguh. Distribusi penyaluran elpiji 3 kg saat ini masih terbuka sehingga terjadi perbedaan harga di masyarakat berbeda dengan HET yang ditetapkan. Oleh karena itu, saat ini pemerintah bersama dengan pertamina dan instansi terkait masih menggodok pola distribusi yang akan digunakan.

“Kemungkinan akan ada perubahan, tapi ini masih digodok,” tandasnya. Humas Pertamina Robert MV Dumatubun mengaku HET tertinggi yang sudah ditetapkan pemerintah akan membantu Pertamina dalam hal pengawasan. Oleh karena diharapkan masing-masing kota/kabupaten juga segera menentukan HET.

Jalur distribusi resmi elpiji 3 kg bersubsidi diatur dalam sistem tata niaga. Berdasarkan sistem tersebut, penyaluran dari Pertamina didistribusikan ke SPBBE, kemudian ke agen lalu ke pangkalan sebagai subpenyalur, yang menyalurkan elpiji ke konsumen rumah tangga. Kalaupun terjadi perbedaan harga yang selama ini karena masyarakat membeli elpiji ke pengecer kecil buka ke pangkalan sehingga harganya tidak sama dengan HET.

“Makanya kalau ada pangkalan yang menyalahi aturan, Pertamina akan memberikan kepada agen supaya porsi pembinaannya merata dan ada hierarkinya. Kalau agen yang nakal maka menjadi tugas dari pertamina untuk membina,” tandasnya. Saat ini jumlah agen elpiji 3 kg di Jateng & DIY sebanyak 385 agen, sedangkan jumlah pangkalan LPG 3 kg sekitar 25.000.


Andik sismanto
(bhr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
3 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
3 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
4 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
5 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
6 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
7 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved