Habib Luthfi Anggap Korban Bus Sang Sengon Syuhada

Minggu, 22 Februari 2015 - 03:38 WIB
Habib Luthfi Anggap...
Habib Luthfi Anggap Korban Bus Sang Sengon Syuhada
A A A
SEMARANG - Kecelakaan maut yang terjadi di jalan tol Jangli Jatingaleh Semarang menyisakan duka. Seperti diketahui, para korban adalah para jemaah Kansus Sholawat yang diasuh oleh Habib Luthfi bin Yahya.

Usai kabar duka itu, Habib Luthfi sendiri sudah mengungkapkan belasungkawanya. Dia juga meminta masyarakat untuk ikut mendoakan para korban agar khusnul khotimah.

"Mereka para korban adalah Syuhada Al Haj. Sebab mereka meninggal dalam mencari ilmu, yakni mempelajari agama Islam. Seperti halnya ibu meninggal saat melahirkan atau seorang pria yang meninggal saat mencari nafkah untuk anak istrinya," katanya saat ditemui Koran Sindo Sabtu (21/2/2015) dinihari di kediamannya.

Menurutnya, secara hakikat semua itu bila kembali pada hakikatnya tanpa ada kejadian tersebut, tetap akan menghadapi ajal. Adapun syariatnya, pasti terdapat penyebabnya.

"Entah kelengahan pengemudi tidak menaati rambu-rambu, atau memacu dengan kecepatan tinggi, sehingga tidak dapat dikendalikan dan terjadilah sesuatu yang siapapun tidak menghendakinya. Ada kalanya diberi penyakit. Akan tetapi ajal itu pasti. Sehinga penyakit ataupun musibah hanya sebab semata-mata," terangnya.

Sementara juru bicara Kansus Sholawat Pekalongan, Sumarjo, menambahkan, pihaknya mengundang para santri maupun jemaah Kansus Sholawat untuk melakukan doa bersama mulai Sabtu (21/2/2015) malam.

"Sesuai petunjuk dari Abah (Habib Luthfi), kami akan gelar doa bersama yasin dan tahlil hingga tujuh hari kedepan. Kami gelar mulai ba'da Isak. Kami harap para santri dan jamaah Kansus Sholawat untuk bisa hadir," ungkapnya.

Menurutnya, doa bersama itu sebagai bentuk solidaritas terhadap para korban kecelakaan tersebut.

"Semoga para korban bisa diterima disisi Allah dengan baik, dan keluarga yang ditinggalkan untuk bisa tabah dan bersabar," tambahnya.
(ysw)
Berita Terkait
Banyak Korban Jiwa,...
Banyak Korban Jiwa, Kasus Kecelakaan di Jalan Tol Masih Tinggi
Hati-hati! Ini 4 Faktor...
Hati-hati! Ini 4 Faktor Utama Penyebab Kecelakaan di Jalan Tol
Kecelakaan Maut di Jalan...
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Bogor, Seorang Perempuan Tewas
Risiko Kecelakaan Lalu...
Risiko Kecelakaan Lalu Lintas Tinggi, JRP Lakukan Ini
Prancis Ganti Nama Kecelakaan...
Prancis Ganti Nama Kecelakaan Lalu Lintas Fatal Jadi Pembunuhan Lalu Lintas
Polisi Ini Rela Menambal...
Polisi Ini Rela Menambal Jalan Berlubang Demi Mencegah Lakalantas
Berita Terkini
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
10 menit yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
1 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
4 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
4 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
4 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
5 jam yang lalu
Infografis
Rusia: UNICEF Anggap...
Rusia: UNICEF Anggap Anak Gaza Kurang Penting Dibanding Anak Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved