Ahok: Saya Rela Enggak Dipilih Lagi Tapi Jakarta Beres
Sabtu, 21 Februari 2015 - 17:20 WIB
Ahok: Saya Rela Enggak Dipilih Lagi Tapi Jakarta Beres
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) enggan disebut sebagai pemimpin yang membuat warganya terlantar terkait ketegasannya dalam pemberian rusun untuk korban penggusuran.
Orang nomor satu di Pemprov DKI Jakarta ini menegaskan ingin kebijakannya diambil karena ingin melindungi aset milik DKI Jakarta yang sering kali dicuri oleh oknum tak bertanggungjawab. Sebelumnya Ahok)mengaku kapok menyediakan jumlah ruangan rumah susun (rusun) yang lebih kepada korban gusuran.
Ahok beralasan, bila menyediakan ruang rusun yang lebih, hanya akan membuat mafia rusun tumbuh. Sekarang ini Ahok menerapkan strategi hanya memberikan satu unit rusun ke seluruh warga korban gusuran yang memiliki KTP DKI Jakarta meskipun warga tersebut memiliki dua bangunan di lokasi gusuran.
Selain itu, lanjut Ahok, dirinya tidak segan mencoret, bila mana warga tersebut kedapatan memiliki rumah di tempat lain. "Saya coret, begitu cek, Anda kaya, punya dua atau tiga unit," tambah Ahok.
Ahok membantah terkait pernyataan dianggap membuat warga terlantar. Ahok beralasan, semua langkahnya itu karena strategi yang telah dirancang olehnya. Menurutnya apa yang dilakukannya saat ini, lantaran ingin melindungi aset milik DKI, karena selama ini sering kali dicuri oknum.
"Saya rela enggak dipilih lagi tapi Jakarta beres. Berapa belas gubernur ini enggak pernah beres Jakarta. Karena maling itu di Jakarta, oknum maling itu dari yang miskin sampai kaya, pejabat. Makanya tugas saya menjaga supaya tidak ada yang dicuri," tegas
Orang nomor satu di Pemprov DKI Jakarta ini menegaskan ingin kebijakannya diambil karena ingin melindungi aset milik DKI Jakarta yang sering kali dicuri oleh oknum tak bertanggungjawab. Sebelumnya Ahok)mengaku kapok menyediakan jumlah ruangan rumah susun (rusun) yang lebih kepada korban gusuran.
Ahok beralasan, bila menyediakan ruang rusun yang lebih, hanya akan membuat mafia rusun tumbuh. Sekarang ini Ahok menerapkan strategi hanya memberikan satu unit rusun ke seluruh warga korban gusuran yang memiliki KTP DKI Jakarta meskipun warga tersebut memiliki dua bangunan di lokasi gusuran.
Selain itu, lanjut Ahok, dirinya tidak segan mencoret, bila mana warga tersebut kedapatan memiliki rumah di tempat lain. "Saya coret, begitu cek, Anda kaya, punya dua atau tiga unit," tambah Ahok.
Ahok membantah terkait pernyataan dianggap membuat warga terlantar. Ahok beralasan, semua langkahnya itu karena strategi yang telah dirancang olehnya. Menurutnya apa yang dilakukannya saat ini, lantaran ingin melindungi aset milik DKI, karena selama ini sering kali dicuri oknum.
"Saya rela enggak dipilih lagi tapi Jakarta beres. Berapa belas gubernur ini enggak pernah beres Jakarta. Karena maling itu di Jakarta, oknum maling itu dari yang miskin sampai kaya, pejabat. Makanya tugas saya menjaga supaya tidak ada yang dicuri," tegas
(whb)