KA Terguling, Ribuan Liter CPO Jadi Rebutan

Jum'at, 20 Februari 2015 - 10:07 WIB
KA Terguling, Ribuan...
KA Terguling, Ribuan Liter CPO Jadi Rebutan
A A A
MEDAN - Rangkaian gerbong tangki kereta api (KA) yang membawa crude palm oil (CPO) milik PT Musim Mas terguling di Simpang Gobi, Kelurahan Titipapan, Medan Labuhan, kemarin sekitar pukul 07.00 WIB.

Tumpahan minyak sawit ini pun jadi rebutan ratusan warga sekitar. Beruntung tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka dalam kecelakaan KA yang melaju dari Medan menuju Belawan itu. Setidaknya, ada empat gerbong tangki yang tergelincir, satu diantaranya terguling hingga muatannya sebanyak 15.000 liter CPO tumpah dan mengalir keselokan. Hingga kemarin siang, gerbong tangki masih belum diangkat dari jalur KA itu. Belasan personel Kepolisian Resor (Polres) Pelabuhan Belawan tampak berjaga-jaga di lokasi kejadian.

Ironisnya, kecelakaan ini disambut gembira warga sekitar. Dengan membawa wadah seperti ember untuk mengumpulkan tumpahan minyak sawit. “Kapan lagi dapat minyak gratis seperti ini. Minyak sekarang mahal,” kata warga Simpang Gobi, Kelurahan Titipapan, Khairul, 47. Warga sekitar lainnya, Binsar Simatupang, 39, mengatakan, sebenarnya bukan hanya gerbong tangki pengangkut CPO yang terbalik belakangan ini, juga ada truk pengangkut solar dan minyak sawit.

“Semua warga berebutan mengambil minyak yang tumpah dari gerbong tangki kereta api,” ujarnya. Kepala Polres Pelabuhan Belawan, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Aswin Sipayung mengatakan, penyebab kecelakaan ini diduga karena rel kereta dalam perbaikan. “Dipastikan enggak ada korban jiwa ataupun luka-luka,” katanya.

Humas PT KAI Divre Sumut, Rapino Situmorang mengatakan, CPO yang tumpah bukan 15.000 ton tapi 30 ton. CPO tersebut juga bukan milik PT Musim Mas, melainkan milik PTPN IV. “Pastilah ada kerugian, tapi kami belum tahu berapa besar karena masih menghitungnya. Begitu juga dengan penyebab kecelakaan, belum bisa dipastikan karena masih diselidiki. Tidak ada korban jiwa, masinisnya juga baik-baik saja,” ucapnya kepada KORAN SINDO MEDAN , kemarin.

Saat ini mereka sedang berupaya mengangkat gerbong tangki yang terguling agar jalur Medan-Belawan kembali normal. Jalur ini hanya digunakan untuk kereta pembawa barang, sejak KA pengangkut penumpang dihapuskan.

Dody ferdiansyah/ Eko agustyo fb
(ars)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
Kabanjahe Karo Sumatera...
Kabanjahe Karo Sumatera Utara Diguncang Gempa M4,7
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
1 jam yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
2 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
2 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
2 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
3 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
3 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved