Pemkab Tutup Operasional Gua Lalay

Rabu, 11 Februari 2015 - 15:25 WIB
Pemkab Tutup Operasional...
Pemkab Tutup Operasional Gua Lalay
A A A
MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Porabdupar) Kabupaten Majalengka, Ahmad Susanto melayangkan surat penutupan obyek wisata Gua Lalay (kelelawar) atau dikenal dengan Green Canyon, di Desa Sukadana, Kecamatan Argapura. Kabupaten Majalengka, Rabu (11/2/2015).

"Barusan saya layangkan suratnya. Surat ditujukan untuk kepala desa setempat," kata dia.

Sebetulnya, kata Ahmad, pihaknya secara lisan pernah menyampaikan kepada kepala desa Sukadana disaksikan kaur desa setempat agar objek wisata Green Canyon segera ditutup, mengingat kondisi objek wisata tersebut terlihat sangat membahayakan.

"Itu saya sampaikan saat kepala desa, kaur desa, dan pengelola datang ke kantor pada Desember tahun lalu," bebernya.

Namun, objek wisata tersebut tetap dibuka sampai akhirnya memakan korban. Padahal, jelas tidak ada rekomendasi dan izin dari Porabudpar.

"Sekali lagi, wisata Green Canyon itu ilegal dan sudah ditutup untuk umum selamanya," tambahnya.

Jika pihak desa setempat ataupun pengelola, suatu hari nanti tetap membuka objek wisata tersebut untuk umum, hal itu menjadi tanggung jawab masing-masing.

"Kami sudah memperingatkan, sudah melayangkan surat penutupan, tapi kalau nanti tetap saja masih dibuka silakan risiko ditanggung sendiri," tegasnya.

Kepala Seksi Pengembangan Bidang Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Majalengka Aceng Ubaidilah mengatakan, untuk memberikan izin sebuah tempat pariwisata tidaklah mudah.

Ada beberapa aspek yang harus ditinjau."Mulai dari segi keamanan, kenyamanan, ada tidaknya jalan alternatif, apalabila ada evakuasi pengunjung," ujarnya.

Kesemuanya itu, dikatakan dia, tidak dimiliki objek wisata Green Canyon. Sehingga, tepat jika lokasi tersebut ditutup untuk umum.

"Areal lokasi sangat tidak aman. Sehingga, untuk dijadikan tempat pariwisata tidak memungkinkan untuk dikembangkan selanjutnya," tukasnya.
(sms)
Berita Terkait
Beberapa Tahapan yang...
Beberapa Tahapan yang Dirasakan Tubuh Saat Meninggal Tenggelam
2 Hari Tenggelam di...
2 Hari Tenggelam di Kali Bayur, Musa Ditemukan Meninggal Dunia
Hendak Menjala Ikan...
Hendak Menjala Ikan di Bendungan, Pelajar SMP di Bone Tewas Tenggelam
Hendak Selfi, Pengunjung...
Hendak Selfi, Pengunjung Pantai Logending Kebumen Tenggelam
Update Operasi Pencarian...
Update Operasi Pencarian Korban Kapal Tenggelam, 42 Orang Belum Ditemukan
Terpeleset, Dua ABG...
Terpeleset, Dua ABG Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi Upper Komering
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
5 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
7 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
7 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
8 jam yang lalu
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
9 jam yang lalu
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
10 jam yang lalu
Infografis
3 Negara Paling Sengsara...
3 Negara Paling Sengsara Jika Iran Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved