Sejumlah Jalan di Tegal Ambles dan Rawan Longsor

Sabtu, 07 Februari 2015 - 20:55 WIB
Sejumlah Jalan di Tegal...
Sejumlah Jalan di Tegal Ambles dan Rawan Longsor
A A A
TEGAL - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tegal, mengakibatkan akses jalan di Desa Dermasuci, Kecamatan Pangkah, ambles di sejumlah titik. Pergerakan tanah juga mengancam puluhan rumah warga tertimpa longsor.

Sedikitnya, terdapat 20 rumah warga yang mengalami keretakan di bagian pondasi dan dinding, akibat tanah mengalami pergerakan setelah diguyur hujan deras, sejak Jumat 6 Februari 2015 malam, hingga dini hari.

Rumah-rumah tersebut terancam longsor jika hujan deras terus menerus turun. Adapun akses jalan desa yang ambles mencapai enam titik, sehingga aktivitas warga dipastikan terganggu.

Salah satu titik jalan yang ambles berada di lingkungan RT 04/04, sepanjang 25 meter dengan kedalaman 1,5 meter. Terdapat juga titik jalan yang ambles sepanjang mencapai 15 meter, dengan kedalaman mencapai 1,5 meter.

Salah satu warga setempat, Dasto (52) mengatakan, hujan deras turun sejak pukul 21.00 WIB, dan berlangsung hingga dini hari. Saat itu, suara gemuruh dan pohon tumbang sempat terdengar, sehingga membuat warga khawatir terjadi longsor.

"Jalan yang amblas besar ada tiga titik. Mobil tidak bisa lewat, tapi sepeda motor masih bisa lewat, walaupun harus hati-hati sekali," katanya, kepada wartawan, Sabtu (7/2/2015).

Dasto berharap, segera dibangun bronjong di titik-titik tanah yang sudah bergerak, dan rawan longsor tersebut. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya longsor akibat hujan deras yang terjadi terus menerus.

"Masyarakat berharap ada bronjongan agar tidak sampai terjadi longsor lebih besar, karena rumah warga ada yang sudah retak-retak," katanya.

Terpisah, Camat Pangkah Saidno mengatakan, longsoran tanah tak sampai menimbulkan korban jiwa, karena tidak menimpa rumah warga. "Sementara ini ada sekitar lima titik yang terjadi longsor. Sedangkan jalan yang amblas ada enam titik," jelasnya.

Dia menambahkan, dari hasil pendataan terdapat puluhan rumah di lima RT dan tiga RW yang mengalami kerusakan ringan karena tanahnya bergerak. Rumah-rumah tersebut juga rawan mengalami longsor jika terus terjadi pergerakan tanah.

"Sebagian rumah warga sudah ada yang retak. Ada sekitar 20-an rumah. Kondisi tanahnya memang labil setelah diguyur hujan deras," katanya.

Menurut Saidno, warga sudah diminta untuk waspada, terutama jika turun hujan deras, karena curah hujan diperkirakan masih tinggi selama Februari.

"Warga sudah diimbau untuk selalu waspada. Sedangkan jalan yang ambles, warga bersama-sama meratakan tanah agar jalan bisa dilalui," kata dia.
(san)
Berita Terkait
Potret Jakarta Diguyur...
Potret Jakarta Diguyur Hujan Hari Ini
Banjir Kepung Kota Makassar
Banjir Kepung Kota Makassar
Agar Tak Rusak, Begini...
Agar Tak Rusak, Begini Cara Melindungi Ponsel di Musim Hujan
Tak Kuat Menahan Guyuran...
Tak Kuat Menahan Guyuran Hujan, Bangunan Sekolah di Indramayu Ambruk
Jembatan di Bali Putus...
Jembatan di Bali Putus Akibat Hujan Deras
Dapat Dilihat Mata,...
Dapat Dilihat Mata, Ini 5 Tanda Akan Terjadi Hujan Lebat
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
3 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
4 jam yang lalu
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
11 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
13 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
13 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
13 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved