Peraih Gelar Pertama dari Kemenag

Kamis, 05 Februari 2015 - 11:33 WIB
Peraih Gelar Pertama...
Peraih Gelar Pertama dari Kemenag
A A A
SUKOHARJO - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta mengukuhkan Prof Rohmat sebagai Guru Besar dalam Ilmu Pendidikan Teknologi Pembelajaran, kemarin.

Prof Rohmat merupakan orang pertama dari Kementerian Agama (Kemenag) yang menda-patkan gelar ini. Predikat guru besar ilmu pendidikan teknologi pembelajaran bisa didapatkan oleh akademisi maupun praktisi yang berasal dari kementerian pendidikan dan kebudayaan.

“Dalam bidang ilmu ini, di Kementerian Agama baru saya. Alhamdulillah saya bisa mendapatkan gelar guru besar ini, meskipun sebenarnya perlu perjuangan keras,” ucap Rohmat di sela-sela pengukuhan. Dia mengatakan, minimnya guru besar bidang tersebut di Kemenag disebabkan karena ilmu itu relatif masih muda. Sehingga belum banyak ahli yang melakukan penelitian lebih lanjut mengenai bidang ilmu tersebut.

Padahal, menurutnya, bidang ilmu itu memiliki peran yang luar biasa dalam sistem pendidikan. Dengan menerapkan teknologi pembelajaran, kualitas pendidikan akan meningkat. Selain itu penerapan teknologi pendidikan itu juga bisa diaplikasikan dalam berbagai bidang yang ada dalam kehidupan.

“Di negara-negara barat, bidang ilmu ini diaplikasikan untuk pendidikan menembak untuk militer, nah kalau di militer saja bisa, kita bisa mengaplikasikan ilmu ini di Indonesia dalam berbagai bidang,” ucap pria kelahiran Boyolali 55 tahun silam itu.

Rohmat berharap ke depannya masih banyak lagi akademisi dari Kementerian Agama yang menjadi guru besar di bidang ini. Asalkan rajin melakukan riset dan melakukan pembelajaran yang mendalam, dia yakin gelar itu akan bisa didapatkan. “Kuncinya adalah riset, asalkan mau melakukan riset dan mau menulis jurnal terakreditasi serta menerapkannya dalam dunia pendi-dikan, guru besar bisa tercapai,” tegasnya.

Kebanggan tidak saja dirasakan Prof Rahmat. Istrinya, Charis Satuniswah juga merasakan hal sama. Charis berharap, dengan gelar baru yang disandang itu, suaminya ke depan bisa lebih meningkatkan mutu di dunia pendidikan, baik di tinggkat lokal maupun nasional. Dia juga berharap gelar ini menambah semangat suaminya untuk bisa berkarya lebih dari sekarang. “Semoga lebih bersemangat dan lebih baik dari saat ini,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Senat yang juga Rektor IAIN Surakarta, Imam Sukardi mengaku bangga dengan prestasi yang didapatkan oleh putra asli Boyolali itu. Pihaknya berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi civitas akademika IAIN Surakarta serta berguna bagi kampus maupun masyarakat.

Arief Setiadi
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
6 jam yang lalu
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
6 jam yang lalu
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
7 jam yang lalu
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
7 jam yang lalu
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
8 jam yang lalu
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
8 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved