Kapolda Akui Kejahatan di Jakarta Makin Sadis
Rabu, 04 Februari 2015 - 04:07 WIB
Kapolda Akui Kejahatan di Jakarta Makin Sadis
A
A
A
JAKARTA - Trend kejahatan di Jakarta mengalami perubahan dan lebih mengerikan. Sebelumnya pelaku mencegat dan menodong, kali ini mereka langsung sabet atau tusuk dengan senjata tajam.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Unggung Cahyono mengatakan, ada perubahan aksi kejahatan. "Sekarang mereka lebih sadis, karena saat ini korban sudah berani melakukan perlawanan," katanya kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (3/2/2015).
Dia melanjutkan, saat ini pihaknya sudah melakukan penangkapan terhadap pelaku begal yang sangat meresahkan masyarakat akhir-akhir ini. "Memang betul ada pencurian dengan kekerasan menggunakan sajam, mereka berkelompok lima atau tujuh orang. Sudah kami tangkap yang di Depok, Tangerang dan Bekasi," ujarnya.
Untuk memberikan efek jera, dirinyasudah memberikan arahan untuk menindak tegas kepada para pelaku kejahatan. "Kalau mereka melawan dan membahayakan kita sudah perintahkan untuk tindak tegas," tuturnya.
Selain itu, pihaknya juga akan lebih banyak menghadirkan polisi di pemukiman dan lokasi rawan. Sebelumnya, pos pantau juga telah ditempatkan dilokasi atau titik rawan kejahatan.
Dalam pos pantau tersebut, petugas bersenjata lengkap mulai dari senjata genggam hingga senjata laras panjang.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Unggung Cahyono mengatakan, ada perubahan aksi kejahatan. "Sekarang mereka lebih sadis, karena saat ini korban sudah berani melakukan perlawanan," katanya kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (3/2/2015).
Dia melanjutkan, saat ini pihaknya sudah melakukan penangkapan terhadap pelaku begal yang sangat meresahkan masyarakat akhir-akhir ini. "Memang betul ada pencurian dengan kekerasan menggunakan sajam, mereka berkelompok lima atau tujuh orang. Sudah kami tangkap yang di Depok, Tangerang dan Bekasi," ujarnya.
Untuk memberikan efek jera, dirinyasudah memberikan arahan untuk menindak tegas kepada para pelaku kejahatan. "Kalau mereka melawan dan membahayakan kita sudah perintahkan untuk tindak tegas," tuturnya.
Selain itu, pihaknya juga akan lebih banyak menghadirkan polisi di pemukiman dan lokasi rawan. Sebelumnya, pos pantau juga telah ditempatkan dilokasi atau titik rawan kejahatan.
Dalam pos pantau tersebut, petugas bersenjata lengkap mulai dari senjata genggam hingga senjata laras panjang.
(ysw)