Taman Perdamaian Prambanan Terbengkelai

Sabtu, 31 Januari 2015 - 11:18 WIB
Taman Perdamaian Prambanan...
Taman Perdamaian Prambanan Terbengkelai
A A A
SLEMAN - Taman Perdamaian Prambanan yang ada di dekat Terminal Prambanan dan halte bus Trans Jogja yang dibangun 5 Juli 1986 lalu kondisinya tidak terawat dan kumuh.

Hal ini terlihat banyaknya rumput liar yang tumbuh, sampah, pagar rusak, dan bau pesing. Bukan itu saja, banyak lampu penerangan yang mati. Kalau malam, di tempat itu menjadi remang-remang. Padahal jika terawat dengan baik, tempat ini akan menjadi ruang publik yang menyenangkan dan bisa menaikkan perekonomian.

Sebab di dekat taman ini, tidak hanya dekat dengan obyek wisata Candi Prambanan, namun letaknya juga strategis, yakni ada di jalan utama negara dan perbatasan Klaten (Jawa Tengah) dan Sleman (DIY). Termasuk dekat dengan pasar dan terminal Prambanan.

Warga setempat, Anggono, 45, menyayangkan atas kondisi taman perdamaian tersebut. Sebab dengan tidak terawatnya taman, selain terkesan kumuh, juga rawan terhadap gangguan sosial, terutama saat malam hari. “Kalau malam, tempat itu remang-remang. Sehingga banyak aktivitas yang tidak diinginkan,” katanya, kemarin.

Untuk itu, dia meminta instansi berwenang memperbaiki dan membenahi taman tersebut. Sehingga taman tersebut tidak hanya bersih, namun juga menjadi tempat yang nyaman. Akan tetapi jika dibiarkan dan tidak ada perhatian, tentunya keberadaan taman perdamaian tidak sesuai dengan tujuan pembuatannya.

Camat Prambanan Abu Bakar mengakui, Taman Perdamaian Prambanan selama ini kondisinya terbengkelai. Banyak rumput, sampah, pohon tidak terawat, dan lampu penerangan banyak yang mati serta rusak. Namun begitu, bukan berarti pihaknya membiarkan hal tersebut. Ini lantaran siapa yang memiliki kewenangan untuk pemeliharaan belum jelas.

“Kewenangan pemeliharaan belum jelas. Sebab yang membangun taman itu, Dinas PU DIY dan selama ini kecamatan belum menerima pelimpahan untuk pemeliharaan,” ungkap Abu Bakar di selasela kegiatan gotong royong membersihkan taman tersebut bersama instansi terkait dengan paguyuban, kemarin.

Menurut Abu Bakar, sebenarnya Taman Perdamaian Prambanan sudah dibangun dengan bagus. Sehingga bila difungsikan dengan optimal, bukan hanya akan mendukung keindahan lingkungan, namun juga dapat menjadi tempat istirahat (rest area). Apalagi lokasinya juga strategi dan berada di perbatasan Kabupaten Sleman dan Klaten. “Untuk itu, ke depan harus kelola dan ditata dengan baik,” ucapnya.

Sebagai langkah awal untuk mewujudkan hal tersebut, pihaknya melakukan kegiatan gotong royong guna membersihkan Taman Perdamaian Prambanan.

Priyo Setyawan
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
12 jam yang lalu
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
13 jam yang lalu
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
18 jam yang lalu
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
19 jam yang lalu
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
21 jam yang lalu
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
23 jam yang lalu
Infografis
6 Taman di Jakarta Buka...
6 Taman di Jakarta Buka 24 Jam, Dapat Ciptakan Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved