Harga Kios Pasar 16 Ilir Kian Mahal

Kamis, 29 Januari 2015 - 11:35 WIB
Harga Kios Pasar 16...
Harga Kios Pasar 16 Ilir Kian Mahal
A A A
PALEMBANG - Pengelolaan kios dan los bangunan Pasar 16 Ilir Palembang masih di keluhkan pedagang. Mereka menilai, biaya penyewaan bangunan pasar masih terlalu tinggi ditetapkan Perusahaan Daerah (PD) Pasar.

Apalagi, saat ini, sejumlah pedagang juga diminta melakukan investarisasi dan pedataan ulang guna memperpanjang masa sewa di bangunan Pasar 16 Ilir Palembang. Rani, 35, pedagang pakaian di lantai dua mengatakan, sepanjang menyewa kios dan los di Pasar 16 Ilir Palembang, harganya selalu naik. Itu pun, sebelumnya masih sulit menemukan informasi untuk mengetahui petunjuk teknis dan prosedur penyewaan di bangunan pasar tersebut.

Sementara, keinginan menyewa bangunan harus bersaing dengan pedagang lainnya. “Iya, ini untuk satu los bisa mencapai Rp20 juta per tahun. Belum lagi retribusi dan lainnya yang dibayar per hari dan per bulan,” ungkapnya, kemarin. Untuk retribusi, sambung dia, setiap hari harus membayar uang karcis sebesar Rp5.000. Selain itu, membayar uang listrik dan bulanan mencapai Rp30.000. Penarikkan retribusi juga dilakukan secara rutin oleh petugas.

“Selain sewa, ada biaya tambahan, misalnya karcis dan listrik,” ujarnya. Maka, ia berharap, saat pemerintah melakukan proses inventaris pedagang di bangunan Pasar 16, hendaknya dapat meninjau ulang kembali jalur penyewaan yang di terapkan selama ini. Misalnya, memperluas informasi untuk bagaimana mengetahui cara dan prosedur penyewaan kios dan los di bangunan pasar tersebut. Jika perlu, terdapat call centre kantor dinas pasar yang dapat dihubungi jika perlu tambahan fasilitas di dalam bangunan gedung. “Iya ini susahnya informasi, bingung lokasi pusat informasi dan kantornya,” ucapnya.

Menanggapi hal ini, Kasubdit Perencanaan Data dan Informasi PD Pasar Palembang Fahria Suziana mengatakan, upaya melakukan inventarisasi dengan mengeluarkan edaran kepada pedagang yang bertujuan mendapatkan data riil mengenai pedagang di Pasar 16 sehingga jika dalam proses penyewaan lanjutan, PD Pasar sudah mengetahui para pedagang yang sesungguhnya menyewakan atau menggunakan sarana perdagangan yang disediakan pemerintah tersebut.

“Benar, ini masih menjadi kendala. Karena masih ada pedagang yang saat ini berjualan, bukan penyewa pertama. Melainkan sudah diberi pada pedagang-pedagang selanjutnya sehingga memang harganya sudah beragam dan lebih mahal,” ungkapnya. Padahal, dalam peraturan wali kota yang mengatur besaran nilai retribusi hingga nilai sewa, harusnya sesuai dengan ukuran, jenis dan posisi bangunan di lantai tersebut sehingga para pedagang hanya akan membayar sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan PD Pasar.

“Saat PD Pasar menginventaris data ini, baru mulai banyak pedagang yang mengaku menyewa los dan kios sudah tidak sesuai,” tutupnya.

Tasmalinda
(ftr)
Berita Terkait
Perindo Sumatera Selatan...
Perindo Sumatera Selatan Bagikan KTA Berasuransi
Trunk Show di Gerbong...
Trunk Show di Gerbong LRT Sumatera Selatan
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Bupati Musi Banyuasin...
Bupati Musi Banyuasin Aktifkan Siskamling
Ulang Tahun Pertama,...
Ulang Tahun Pertama, Nama ASPENKU Diresmikan
MY Terima Audiensi PKBM...
MY Terima Audiensi PKBM Khoiruh Ummah
Berita Terkini
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
3 jam yang lalu
Tingginya Antusiasme...
Tingginya Antusiasme Peserta saat Ikuti Perlombaan Antar Madrasah Diniyah yang Digelar MNC Lido dan MNC Peduli
3 jam yang lalu
Pengadilan Agama Jaksel...
Pengadilan Agama Jaksel Gandeng Pemkot, Siapkan Isbat Nikah Terpadu bagi Warga
4 jam yang lalu
Menyemarakkan Tahun...
Menyemarakkan Tahun Baru Islam, MNC Lido dan MNC Peduli Gelar Lomba Kaligrafi hingga Cerdas Cermat
4 jam yang lalu
Dilaporkan ke Kemenhaj...
Dilaporkan ke Kemenhaj Sulsel, JFT Siap Memberikan Keterangan dan Langkah Hukum
5 jam yang lalu
Produk Olahan Singkong...
Produk Olahan Singkong Sleman Terus Dikembangkan
7 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved