Timbulkan Genangan dan Macet, Warga Keluhkan Jembatan Cimande

Kamis, 29 Januari 2015 - 01:41 WIB
Timbulkan Genangan dan...
Timbulkan Genangan dan Macet, Warga Keluhkan Jembatan Cimande
A A A
JAKARTA - Proyek jembatan Cimande, Ciherang Pondok, Caringin, Kabupaten Bogor yang baru selesai pada Desember 2014 lalu, dikeluhkan masyarakat.

Karena, proyek yang sepaket dengan Jembatan Caringin itu malah menimbulkan kemacetan dan genangan saat musim hujan.

Dede Suhendar (35), warga Desa Ciderum, Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengatakan genangan air itu memperparah kerusakan sambungan jalan dengan jembatan yang selama proses penyelesaian proyek dibiarkan begitu saja.

"Saya perhatikan selama proyek berlangsung terkesan asal-asalan dikerjakannya, sehingga saat hujan turun kondisi jalan, bahkan jembatan lama terancam ambruk lagi," katanya di Bogor, Rabu 28 Januari 2015.

Bahkan, kata dia, tak sedikit pengendara sepeda motor yang terjatuh akibat jalan rusak itu.

"Tak sedikit pengendara roda dua (sepeda motor) yang melintas terjatuh, karena lubang tertutup genangan air di tengah jembatan Cimande," terangnya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jalan dan Jembatan wilayah Ciawi, pada Dinas Binamarga, dan Pengairan (DBMP) Kabupaten Bogor Eko Sulistianto menjelaskan, terkait kerusakan proyek jembatan yang baru selesai dibangun itu, adalah kewenangan pemerintah pusat.

"Dinas Binamarga dan Pengairan Kabupaten Bogor, sifatnya hanya sebatas membantu jika diminta oleh pihak Kementerian Pekerjaan Umum," terangnya.

Meski demikian, pihaknya berjanji, akan melaporkan keluhan warga dengan kondisi kerusakan jembatan, dan jalan tersebut kepada Dinas Pekerjaan Umum Provinsi, dan Kementerian Pekerjaan Umum.

"Mudah-mudahan secepatnya disikapi oleh pemerintah pusat (Kementerian Pekerjaan Umum)," katanya.

Sekadar diketahui, proyek jembatan Cimande dilaksanakan sepaket dengan jembatan Caringin dengan jarak sekitar satu kilometer yang dikerjakan PT Brahma. Perbaikan, dan pelebaran dilakukan karena sempat terjadi ambrol dikedua jembatan tersebut pada pertengahan 2013.

Jalur yang mengubungkan tiga wilayah yakni Kota/Kabupaten Bogor dan Sukabumi sangat vital terhadap kelangsungan perekenomian warga tiga wilayah tersebut.
(mhd)
Berita Terkait
Tak Kunjung Diperbaiki,...
Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Poros Antang Kian Memprihatinkan
Mirip Kubangan Kerbau,...
Mirip Kubangan Kerbau, Jalan Tani Raya Pringsewu Dikeluhkan Warga
Curah Hujan Tinggi,...
Curah Hujan Tinggi, Jalan Pematangsiantar Menuju Tapanuli Terancam Amblas
Rusak Parah, 8 Titik...
Rusak Parah, 8 Titik Jalan Trans Merauke-Tanah Merah Sebabkan Kemacetan
Usai Digenangi Banjir,...
Usai Digenangi Banjir, Jalan Trans Provinsi di Wajo Rusak Parah
Warga Keluhkan Jalan...
Warga Keluhkan Jalan Penghubung Dua Desa di Lutra yang Rusak Parah
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
13 menit yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
3 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
4 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
4 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
4 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
5 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved