Longsor Terus Terjang Zona Merah di Gunungkidul

Jum'at, 23 Januari 2015 - 18:28 WIB
Longsor Terus Terjang...
Longsor Terus Terjang Zona Merah di Gunungkidul
A A A
GUNUNGKIDUL - Hampir setiap hari terjadi musibah tanah longsor di wilayah Gunungkidul yang masuk zona merah.

Setelah di Kecamatan Gedangsari, giliran warga di Desa Sawahan Ponjong harus mengungsi lantaran terjadi longsoran tebing di Dusun Jatisari.

Setelah longsoran terjadi dan mengancam 12 rumah pada 21 Januari lalu, Kamis malam 22 Januari, tebing tersebut kembali longsor. Bahkan longsor pada pukul 23.00 WIB ini menyebabkan dua rumah warga rusak.

Kepala Dusun Jatisari, Suparti menjelaskan, dua rumah warga yang mengalami kerusakan adalah rumah milik Rakim di RT 02 dan rumah milik Sugiyo di RT 03.

"Kerusakan pada dinding rumah yang terkena material longsor," ungkapnya, Jumat (23/1/2015).

Selain merusak dua rumah warga, bencana tanah longsor yang sudah tiga kali terjadi ini juga mengancam 10 rumah warga lainnya.

Akibatnya, sebanyak 12 KK dengan 44 jiwa terpaksa mengungsi." Warga panik karena kondisi tebing masih labil," timpalnya.

Menurut dia, para warga sudah berusaha melakukan pembersihan material longsor usai longsor yang terjadi pada 21 Januari lalu.

Namun lantaran hujan deras, longsor kembali terjadi dari bukit dengan ketinggian 15 meter dan panjang 100 meter tersebut.

"Kita sudah kerahkan warga bekerja bakti. Sedangkan untuk menghindari longsor susulan, kita minta warga mengungsi di tempat tetangga sampai kondisi benar benar aman," tandasnya.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Sutaryono menjelaskan, pihaknya langsung memberikan bantuan permakanan untuk kepebntingan krban yang mengungsi.

"Kita sediakan dapur umum untuk kebutuhan pengungsi dan juga warga yang kerja bakti," kata Sutaryono.

Dia berharap, warga tetap berada di pengungsian sebelum kondisi aman." Karena memang kondisi tebing masih labil," ucapnya.

Saat ini, pihaknya terus melakukan pemantauan bahaya tanah longsor. Tim Reaksi Cepat (TRC) langsung diterjunkan ke lokasi lokasi longsor untuk membantu warga.

"Saat ini intensitas hujan masih tinggi. Jadi warga memang kami minta tetap waspada," pungkasnya.
(sms)
Berita Terkait
Material Longsor Putus...
Material Longsor Putus Akses Jalan Kota Palopo-Toraja
Pencarian 3 Warga Korban...
Pencarian 3 Warga Korban Tanah Longsor di Kota Bogor
Hidup Menumpang, Korban...
Hidup Menumpang, Korban Longsor Palopo Butuh Bantuan Pemerintah
Ojek Pikul di Lokasi...
Ojek Pikul di Lokasi Longsor Palopo Angkut Karung Beras hingga Motor
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino...
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino Sempat Putus Diterjang Longsor
Galian Tambang di KBB...
Galian Tambang di KBB Longsor, Tiga Kendaraan Tertimpa
Berita Terkini
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
25 menit yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
32 menit yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
48 menit yang lalu
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
1 jam yang lalu
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
3 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved