Danpom Ancam Pecat Personel

Kamis, 22 Januari 2015 - 10:18 WIB
Danpom Ancam Pecat Personel
Danpom Ancam Pecat Personel
A A A
PALEMBANG - Komandan Polisi Militer (Danpom) Kodam II/Sriwijaya Kolonel CPM Eddy Rate Muis memastikan akan memecat personelnya dari kedinasan TNI jika ada yang terbukti terlibat narkoba.

Komitmen tersebut di ungkapkannya sebagai wujud dukungan TNI, khususnya dijajaran Kodam II/Sriwijaya, dalam upaya pemberantasan narkoba, selain sebagai bentuk tindak lanjut dari perintah Panglima TNIcq PangdamII/ Sriwijaya. Untuk itulah, selain melancarkan operasi Gaktip dan Yustisi, tes urine dan sosialisasi anti narkoba pun diberikan kepada personel Pomdam II/Sriwijaya, kemarin.

“Selain tes urine, kita juga sosialisasi tentang narkoba sehingga personel mengetahui bahaya narkoba, sebelum mereka bertugas juga dipastikan mereka harus bebas narkoba,” ujarnya saat sosialisasi yang bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumsel, di Markas Pomdam II/Sriwijaya kemarin.

Diakuinya, sosialisasi tersebut diberikan kepada 105 prajurit dan PNS Pomdam II/ Sriwijaya. Sementara, tes urine dilakukan secara acak kepada anggota Pomdam II/Sriwijaya sendiri. Dia menegaskan, jika ada personel Pomdam II/Sriwijaya yang kedapatan menggunakan narkoba setelah tes urine kemarin, maka akan langsung diusulkan untuk dipecat.

“Jika didapati, mereka akan di pecat dengan tidak hormat dari kedinasan dan diharuskan meninggalkan asrama. Sementara, proses hukumnya tetap dilakukan dengan pengusulan pemecatan. Makanya, jangan coba-coba narkoba,” tuturnya pula.

Semen tara itu, Kepala Bidang pemberdayaan masyarakat Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel, HA Bustari mengatakan, upaya yang dilakukan Pomdam II/ Sriwijaya merupakan bentuk dari upaya pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran narkoba yang baik.

“Yang dilakukan ini sangat tepat, sebab mereka ini kan penegak hukum jadi tentunya harus bersih lebih dulu. Sebab semua orang berpotensi terkena narkoba termasuk pula TNI,” kata dia.

Ditambahkannya, alat yang digunakan dalam tes urine untuk anggota POM tersebut yakni tes cup 7 parameter sehingga bila ada yang positif bisa terdeteksi jenis narkoba apa yang dikonsumsi. “Nah kalau memang ada kandungan narkobanya langsung terdeteksi jenisnya,” pungkasnya.

Retno Palupi
(ftr)
Berita Terkait
Perindo Sumatera Selatan...
Perindo Sumatera Selatan Bagikan KTA Berasuransi
Trunk Show di Gerbong...
Trunk Show di Gerbong LRT Sumatera Selatan
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Bupati Musi Banyuasin...
Bupati Musi Banyuasin Aktifkan Siskamling
Ulang Tahun Pertama,...
Ulang Tahun Pertama, Nama ASPENKU Diresmikan
MY Terima Audiensi PKBM...
MY Terima Audiensi PKBM Khoiruh Ummah
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
2 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
3 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
4 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
5 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
13 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
13 jam yang lalu
Infografis
Senjata Makan Tuan,...
Senjata Makan Tuan, Tarif Trump Ancam Industri Senjata AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved