Aniaya dan Bakar Warga, Anggota Polres Kudus Ditahan

Rabu, 21 Januari 2015 - 16:53 WIB
Aniaya dan Bakar Warga,...
Aniaya dan Bakar Warga, Anggota Polres Kudus Ditahan
A A A
KUDUS - Salah seorang anggota Polres Kudus, Jawa Tengah, Bripka LR, ditahan di Rutan Kudus akibat melakukan penganiayaan disertai pembakaran terhadap Kuswanto. Kuswanto adalah warga Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus.

Penahanan terhadap Bripka LR dilakukan aparat Kejaksaan Negeri (Kejari) Kudus setelah menerima pelimpahan berkas beserta tersangka dari penyidik Polda Jawa Tengah pada Senin (19/1/2015). Untuk kepentingan penyusunan berkas tuntutan, LR ditahan hingga 20 hari ke depan.

"Sudah ditahan. Berkas penuntutan terus kita matangkan agar kasus ini cepat rampung," kata Kepala Kejari Kudus Amran Lakoni, Rabu (21/1/2015).

Ada tiga jaksa yang ditugaskan menangani perkara LR. Amran menargetkan, proses penyusunan berkas dakwaan tersangka LR rampung pekan ini. Sehingga, pekan depan berkas beserta tersangka sudah dapat dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Kudus.

LR dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. Ancaman hukumannya yakni 2 tahun 8 bulan penjara. Menurut Amran, pasal yang dijeratkan ke tersangka memang bukan berlapis. Hal itu selaras dengan berkas penyidikan dari penyidik Polda Jateng yang diterima Kejari Kudus.

"Kalau Pasal 351 itu berarti pelakunya hanya seorang. Kalau Pasal 170 KUHP beda lagi, itu penganiayaan yang dilakukan bersama-sama," ujar Amran.

Kuswanto merupakan korban salah tangkap disertai pembakaran petugas Polres Kudus. Akibat tindakan tak terpuji oknum polisi itu, Kuswanto mengalami luka bakar serius di bagian perut, dada, hingga pangkal leher. Karena tak terbukti, Kuswanto yang semula disangka pelaku perampokan gudang es krim Walls ini pun dilepas oleh aparat kepolisian.

Tak terima dengan perlakuan yang diterimanya, Kuswanto mengadukan persoalan ini ke berbagai pihak, mulai dari Mabes Polri, Komnas HAM, hingga Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Saat ini, Kuswanto berada dalam perlindungan LPSK.

Saat ditemui, Kuswanto mengaku pelaku penganiayaan terhadap dirinya ada 13 orang. Ia mendesak seluruh anggota polisi yang terlibat penganiayaan diganjar dengan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya.

"Semisal kalau masih bertugas saya juga meminta supaya mereka dipindah dari Kudus. Saya trauma dan khawatir terjadi apa-apa jika mereka masih di Kudus."
(zik)
Berita Terkait
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Terhadap Mantan Suaminya
Bak Ayam Sakit, Ini...
Bak Ayam Sakit, Ini Tampang Pelaku Pemukulan Anak Politisi PDIP Indah Kurnia Usai Menyerahkan Diri
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Sadis! Bocah Tewas Dibanting...
Sadis! Bocah Tewas Dibanting Pacar Ibunya karena Rewel saat Sakit
Pria di Palmerah Penganiaya...
Pria di Palmerah Penganiaya Anak Kekasihnya hingga Tewas Ditangkap
Berita Terkini
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
1 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
2 jam yang lalu
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
2 jam yang lalu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
2 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
3 jam yang lalu
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
3 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved