Polrestabes Bandung Amankan 10 Debt Collector

Rabu, 21 Januari 2015 - 16:41 WIB
Polrestabes Bandung...
Polrestabes Bandung Amankan 10 Debt Collector
A A A
BANDUNG - Sebanyak 10 orang yang berprofesi sebagai debt collector yang sering menunggu 'mangsa' di jalan raya atau biasa dikenal dengan istilah ‘mata elang’, diamankan pihak kepolisian.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol AR Yoyol mengungkapkan, 10 orang tersebut terjaring dalam razia premanisme yang digelar di seluruh wilayah Kota Bandung dalam waktu satu hari.

"Jadi banyak laporan masyarakat yang dirampas kendaraannya oleh preman. Ternyata setelah dicek itu dari leasing yang bayar preman untuk tarik kendaraan di tengah jalan," terang Yoyol, Rabu (21/1/2015).

Yoyol menerangkan, proses kerja dari para mata elang tersebut adalah menerima sejumlah nomor kendaraan dari pihak leasing. Nomor tersebut adalah nomor kendaraan yang menunggak pembayaran cicilan.

Jika nomor kendaraan tersebut terlihat oleh para mata elang, akan dilakukan pengejaran. Bahkan, tak jarang saat 'tertangkap' mata elang, masyarakat mendapat perlakuan tak menyenangkan seperti perampasan dan perkataan kasar.

"Preman itu kalau bisa mendapatkan target bisa dibayar sampai Rp500 ribu. Kita akan kembangkan, nanti bisa saja jika terbukti mereka akan dijerat dengan Pasal 335 KUHPidana tentang perbuatan tidak menyenangkan," terangnya.

Yoyol juga memastikan, jika dari hasil pengembangan terbukti para debt collector tersebut mendapat perintah dari leasing, pihak leasing akan dikenakan pidana. "Mereka bisa kita kenakan Pasal 55 KUHPidana karena ikut serta," tegasnya.

Selain mengamankan 10 orang debt collector, pihak kepolisian juga mengamankan 155 orang preman kampung, tukang parkir liar, dan pengamen.

Tidak hanya itu, pihak kepolisian juga menyita beberapa barang bukti berupa sejumlah uang dan sebilah pisau lipat dari seorang pengamen. "Yang membawa pisau akan dikenakan UU Darurat," kata Yoyol.
(zik)
Berita Terkait
Polisi di Tangerang...
Polisi di Tangerang Sikat Preman dan Libas Miras
Sok Jagoan Peras Pedagang...
Sok Jagoan Peras Pedagang Sate, Preman Bertato di Sunggal Nangis Ditangkap Polisi
Anak Punk Bertato Menangis...
Anak Punk Bertato Menangis saat Diamankan Petugas
81 Preman Diangkut ke...
81 Preman Diangkut ke Polres Garut, Buntut Pengeroyokan Polisi
Operasi Bersihkan Wilayah,...
Operasi Bersihkan Wilayah, Polsek Majalaya Amankan Belasan Preman dan Senjata Tajam
Preman dan Anjal Diamankan...
Preman dan Anjal Diamankan di Pasuruan, Bukan Disel tapi Dimasukkan ke Pesantren
Berita Terkini
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
2 jam yang lalu
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
3 jam yang lalu
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
3 jam yang lalu
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
5 jam yang lalu
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
6 jam yang lalu
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
6 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved