Harga BBM Tak Pengaruhi Industri Hotel

Rabu, 21 Januari 2015 - 11:18 WIB
Harga BBM Tak Pengaruhi...
Harga BBM Tak Pengaruhi Industri Hotel
A A A
YOGYAKARTA - Fluktuasi harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dalam tiga bulan terakhir ternyata tidak membawa dampak khusus bagi industri perhotelan. Dampak sepinya tingkat kunjungan hotel lebih banyak berasal dari faktor larangan pegawai negeri sipil atau PNS mengadakan pertemuan di hotel.

”Dampak kenaikan dan turunnya harga BBM sebenarnya tidak terlalu berpengaruh, karena Januari–April 2015 masuk dalam low season. Secara langsung tak ada pengaruh sama sekali dengan kenaikan harga BBM. Terkait turunnya harga BBM sejak 19 Januari lalu, hal ini sedikit menguntungkan dari sisi operasional hotel,” kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY Istidjab Danunegoro, kemarin.

Turunnya harga BBM membuat biayaoperasionalyangmenggunakan BBM mampu ditekan, sehingga cost produksi maintenance (perawatan) yang dikeluarkan hotel tidak terlalu besar. Di musim low season seperti ini, okupansi rata-rata hotel berbintang hanya berkisar 40–50%. Hal senada diungkapkan Sales Manager Melia Purosani Hotel, Luthfiana Irmasari.

Dia mengutarakan penurunan harga BBM tidak berpengaruh pada hotel, terutama terkait harga kamar hotel. Sebab, harga kamar telah dibuat pada November 2014 ketika harga BBM sudah naik. ”Kenaikan atau penurunan BBM tidak berpengaruh bagi hotel karena rateharga kamar sudah dinaikkan pada akhir tahun lalu.

Untuk menyiasati hal ini, kami melakukan promo rate. Terlebih saat ini masuk musim low season dengan okupansi hotel hanya 40%,” ucapnya seraya menambahkan menurunnya tingkat kunjungan hotel bukan karena faktor fluktuasi harga BBM tapi lebih kepada peraturan Menpan RB yang membatasi PNS mengadakan kegiatan di hotel.

Penurunan harga BBM memiliki pengaruh pada sektor transportasi di lingkup hotel. Seperti jasa antar jemput tamu hotel maupun kendaraan yang digunakan para tamu untuk melakukan traveling. Turunnya biaya operasional untuk transportasi hotel ini tidak terlalu krusial karena masih pada musim low season. Penurunan biaya BBM semacam ini hanya akan terasa ketika masuk musim high season.

Pihak hotel berharap ke depan harga BBM kembali normal dan tidak lagi terjadi fluktuasi yang ekstrem dalam jangka waktu yang relatif singkat, sehingga skenario biaya operasional dapat terprediksi.

Windy Anggraina
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Telan Investasi Rp14...
Telan Investasi Rp14 Triliun, Tol Yogya-Bawen Satukan Kawasan Joglosemar di 2023
Berita Terkini
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
19 menit yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
27 menit yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
38 menit yang lalu
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
1 jam yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
1 jam yang lalu
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
3 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved