Terus Berprestasi Meski Minim Dukungan Pemerintah

Rabu, 14 Januari 2015 - 11:44 WIB
Terus Berprestasi Meski...
Terus Berprestasi Meski Minim Dukungan Pemerintah
A A A
MEDAN - Olahraga ekstrem seperti paintball memang belum banyak dikenal masyarakat. Kendati demikian, Medan punya tim cukup andal yang berkompetisi hingga ke tingkat Asia dan berprestasi, meskipun tidak mendapat dukungan pemerintah.

Medan Comrades dan Medan Smoker merupakan dua nama tim paintball yang sering membawa nama harum Medan, Sumatera Utara, bahkan Indonesia. Salah satu personelnya adalah Hendika Putra, mahasiswa semester akhir Program Studi (Prodi) Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU).

Pemuda 22 tahun ini mengaku, kendati berkompetisi dengan biaya sendiri, kebanggaan membawa nama bangsa dan berprestasi membuat mereka sering mengesampingkan ada atau tidaknya dukungan dari pemerintah.

Dia bersama delapan rekannya, yakni Handika (Front Dorito), Reza L Habsy (Front Snake), Miftah (Back Corner), Lutfi (Back Corner Dorito), Agem (Back Corner Snake), Dani Sitompul (Front Snake), Kelbi Wong (Centre Back), dan Ihsan Siregar (Front Snake), sudah banyak meraih prestasi.

Misalnya pada Medan Open Paintball League (MOPL) 2011 di Kenanga hingga World Cup Asia di Malaysia pada 2011 lalu, dan beberapa prestasi lainnya. Ditemui KORAN SINDO MEDAN baru-baru ini, Hendika menceritakan, awalnya diajak teman satu tim basket bernama Dani Sitompul bermain paintball . Awalnya mereka hanya dapat juara dua. Tapi dari situ mereka kian giat latihan untuk main di Medan Open League (MOPL) II. Hasilnya, dapat juara satu.

“Kami terus berbenah buat tanding di Malaysia pada World Cup Asia tahun 2011, dan akhirnya dapat peringkat lima di Divisi IV di Malaysia. Dari sana berlanjut buat tim mewakili Indonesia untuk Divisi III di Malaka dan dapat juara tiga. Selanjutnya kami ikut kompetisi di Medan, dapat juara di MOPL berikutnya juara di Sumatera Open Paintball League 2014 dan di overall championship dengan nilai terbanyak,” ujarnya.

Menggeluti paintball sejak 2011, kini Hendika paham betul cara memainkan olahraga ekstrem tersebut. Pria dengan tinggi sekitar 190 cm ini mengatakan, dalam satu tim paintball biasanya terdiri dari 9 - 11 pemain. Dimana lima orang akan bermain dan sisanya sebagai cadangan.

Peraturannya, lima lawan lima, tim akan mengambil bendera lawan dan mengembalikannya ke home dengan cara membunuh lawannya lebih dulu. Sebagai olahraga ekstrem yang belum populer, Tim Medan Comrades sehari-hari berlatih di Magnum Paintball yang berada do Kantor Jasa Marga di Tanjung Mulia dengan biaya sendiri.

“Kami tim independen dengan koko (abang dalam bahasa Hokkien) Kelby Wong yang punya field. Dia sponsor mulai senjata paintball hingga peralatan lain serta uang pelatihan dia,” bebernya. Kendati olahraga ekstrem, banyak pelajaran yang dia dapat dari sini.

Di antaranya kedekatan antarpersonel serta memacu adrenalin. Selain itu, kedekatan secara psikis juga didapatkan antara satu anggota dengan yang lain. “Kepercayaan itu didapat dengan latihan sesering mungkin supaya mengetahui watak-watak personel. Saling bantu di lapangan. Kami latihan sepekan sekali. Sedangkan sebulan sebelum turnamen, latihan dua kali sepekan pada Sabtu dan Minggu. Sabtu untuk drill fisik, Minggu giliran game ,” ucapnya.

Saat ini, Medan merupakan tim paintball paling aktif di Indonesia, mengalahkan kota lain seperti Jakarta dan Bandung. Sayang, olahraga tersebut belum menjadi salah satu cabang olahraga yang didukung organisasi olahraga seperti KONI.

Bahkan sejauh ini belum ada kejuaraan paintball yang digelar di tingkat nasional, hanya event tingkat provinsi kendati yang ikut serta terkadang merupakan tim-tim dari negara lain, seperti Malaysia, Thailand, hingga dari timur tengah.

Syukri Amal
(ftr)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu...
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu Sumatera Utara
Berita Terkini
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
2 jam yang lalu
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan Tersangka Baru Perkara Proyek Fiktif di Kementerian PU, Negara Rugi Rp16 Miliar
3 jam yang lalu
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
4 jam yang lalu
Komitmen Perkuat UMKM...
Komitmen Perkuat UMKM dan Lapangan Kerja, Bupati Rudy Susmanto Raih Penghargaan Nasional!
4 jam yang lalu
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Polda Metro: Tak Serta Merta Penyidikan Jadi Tidak Sah
5 jam yang lalu
Bea Cukai Priok Musnahkan...
Bea Cukai Priok Musnahkan BDN dan BTD, Selesaikan Masalah Kontainer Longstay
5 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved