Kebijakan PT SSA Memberatkan

Rabu, 14 Januari 2015 - 11:00 WIB
Kebijakan PT SSA Memberatkan
Kebijakan PT SSA Memberatkan
A A A
PALEMBANG - Ratusan pedagang Pasar Induk Jakabaring yang tergabung dalam aliansi pedagang Pasar Induk Jakabaring menggugat kembali melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Wali Kota Palembang, kemarin.

Perwakilan Pedagang Pasar Induk Jakabaring, Yopie Bharata mengatakan, para pedagang merasa keberatan dengan sejumlah kebijakan pengelola pa sar yakni PT Swarnadwipa Selaras Adiguna (SSA). Kebijakan pengelola di antaranya biaya lapak yang tinggi karena harus menyiapkan uang sewa sebesar Rp10 juta. Biaya sewa tersebut di rasakan cukup besar dan tidak sebanding dengan penghasilan para pedagang.

“Peraturan dari pihak pengelola sangat memberatkan. Belum lagi para pedagang diwajibkan memasukkan barang dagangan di atas 2 ton per hari dan dikenakan biaya Rp120 per kilogramnya. Hal ini memberatkan karena di khawatirkan kalau barang gak habis, maka bisa busuk,” ungkap Yopie di sela-sela aksi. Yopie juga menjelaskan, pihak pengelola juga tidak memerhatikan masalah kebersihan Pasar Induk sehingga pasar tidak tertata baik dan kotor.

Belum lagi adanya pemaksaan membuat surat per nyataan secara sepihak yang diminta pihak pengelola yang memberatkan para pedagang. Dalam hal ini ada semacam intimidasi pedagang seperti pembatalan lapak atau penyitaan lapak. Bahkan, ada be berapa lapak yang ditutup dan para pedagangnya dilarang berjualan di tempat tersebut. Dan lapak tersebut dipasang garis merah oleh pengelola agar pedagang pindah ke lokasi lain.

Terhadap aksi ini, massa juga menanyakan kejelasan Pemkot Palembang terhadap aksi pertama pedagang pada 29 Desember 2014 lalu. Sebab, aksi pihak pengelola sudah di luar perikemanusiaan. Apalagi, relokasi para pedagang ke Pasar Induk Jakabaring adalah pekerjaan Pem kot Palembang. “Kami tidak tahu menahu BOT Pasar Induk masuk ke Pemprov Sumsel atau swasta murni. Yang jelas, ini pekerjaan Pemkot Palembang,” tegasnya.

Dalam aksi itu, pedagang meminta agar Pemkot Palembang segera mengambil alih pengelolaan Pasar Induk Jakabaring dari PT SSA dan menolak adanya campur tangan pihak swasta dalam pengelolaan pasar. “Sesuai Pasal 33 Undang- Undang Dasar 1945, kembalikan fungsi pasar sebagai layanan publik, jangan cuma mengambil keuntungan saja. Percuma saja pemerintah punya perusahaan sendiri yang khusus mengelola pasar,” tutupnya.

Aksi pedagang pasar itu di terima Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi Pembangunan dan Investasi Sudirman Tegoeh. Sudirman mengatakan, pihaknya segera menampung aspirasi pedagang. “Masalah ini kan dari pihak ketiga, dan tentu akan diproses. Dan kita minta pedagang bersabar. Pihak perusahaan segera kita panggil. Dan akan kita cari solusi yang terbaik,” janjinya.

Di tempat terpisah, Direktur Operasional PT SSA Hasyim Hidayat mengatakan, siap memenuhi panggilan Pemkot Palembang untuk duduk bersama menyelesaikan masalah ini. “Saya masih di Jakarta dan segera pulang untuk memenuhi panggilan Pemkot. Saya sendiri belum tahu persis tuntutan pedagang seperti apa,” katanya.

Namun begitu, Hasyim mengatakan, segala kebijakan pengelola pasar sebelumnya sudah dibicarakan dengan pedagang dan sudak di sepakati. “Tapi kok malah bikin demo,“ ucapnya.

Sierra Syailendra
(ftr)
Berita Terkait
Perindo Sumatera Selatan...
Perindo Sumatera Selatan Bagikan KTA Berasuransi
Trunk Show di Gerbong...
Trunk Show di Gerbong LRT Sumatera Selatan
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Bupati Musi Banyuasin...
Bupati Musi Banyuasin Aktifkan Siskamling
Ulang Tahun Pertama,...
Ulang Tahun Pertama, Nama ASPENKU Diresmikan
MY Terima Audiensi PKBM...
MY Terima Audiensi PKBM Khoiruh Ummah
Berita Terkini
Pelaku Penganiayaan...
Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan Wanita di Bekasi Ditangkap
31 menit yang lalu
3 Orang Tewas dan 20...
3 Orang Tewas dan 20 Rumah Ludes Terbakar Akibat Bentrok Warga di Pulau Adonara NTT
49 menit yang lalu
Jelang Final Piala Dunia,...
Jelang Final Piala Dunia, Caketum PBNU Gus Salam Jagokan Argentina Jadi Pemenang
55 menit yang lalu
39 Titik Kekeringan...
39 Titik Kekeringan di Kabupaten Bekasi, Perumda Tirta Bhagasasi Salurkan 1 Juta Liter Air Bersih
1 jam yang lalu
Cak Udin Open 2026 Tuntas...
Cak Udin Open 2026 Tuntas Digelar, Bukti Komitmen PKB Majukan Olahraga Rakyat
1 jam yang lalu
15.080 Pelari Ramaikan...
15.080 Pelari Ramaikan Riau Bhayangkara Run 2026, Gaungkan Gerakan Lawan Karhutla
2 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved