Kurangi Kepadatan Margonda, Depok Bangun Terminal Tipe A
Selasa, 13 Januari 2015 - 23:34 WIB
Kurangi Kepadatan Margonda, Depok Bangun Terminal Tipe A
A
A
A
DEPOK - Pembangunan Terminal Jatijajar Tipe A terus di Kecamatan Tapos, Depok, terus dikebut. Terminal itu dibangun lantaran kebutuhan Terminal Margonda tak lagi mampu menampung bus AKAP dan AKDP.
Sehingga Dinas Perhubungan Kota Depok menjamin tak ada lagi Perusahaan Otobus (PO) bus AKAP dan AKDP di luar terminal seperti yang saat ini terjadi di Jalan Raya Bogor. Seluruh bus akan tertib masuk ke dalam terminal.
"Saat ini masih pembangunan, belum bisa pindah, kami (Dishub) hanya sebagai pengguna yang melaksanakan dari Dinas Tata Ruang dan Permukiman juga Bina Marga dan Sumber Daya Air," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok Gandara Budiana, Selasa (13/1/2015).
Pembangunan jalan masuk terminal sudah rampung, namun jembatan untuk bus keluar terminal masih belum selesai dibangun. Dia memperkirakan, tahun 2016 Terminal Jatijajar baru bisa dioperasikan.
"Itu Terminal Tipe A jadi besar. Bisa menampung ribuan angkutan, 10,2 hektare," katanya.
Kepala Seksi Angkutan Ahmad Zaini mengatakan, pembangunan Terminal Jatijajar masih membutuhkan waktu panjang. Harapannya bisa mengurangi beban Terminal Margonda dengan mengatur rute bus.
"Bus tak masuk ke Depok. Langsung masuk ke Tol Cijago. Salah satu upaya kami atur lalin Margonda jangan semua numpuk di Depok. Ke depannya ditata ulang," pungkasnya.
Sehingga Dinas Perhubungan Kota Depok menjamin tak ada lagi Perusahaan Otobus (PO) bus AKAP dan AKDP di luar terminal seperti yang saat ini terjadi di Jalan Raya Bogor. Seluruh bus akan tertib masuk ke dalam terminal.
"Saat ini masih pembangunan, belum bisa pindah, kami (Dishub) hanya sebagai pengguna yang melaksanakan dari Dinas Tata Ruang dan Permukiman juga Bina Marga dan Sumber Daya Air," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok Gandara Budiana, Selasa (13/1/2015).
Pembangunan jalan masuk terminal sudah rampung, namun jembatan untuk bus keluar terminal masih belum selesai dibangun. Dia memperkirakan, tahun 2016 Terminal Jatijajar baru bisa dioperasikan.
"Itu Terminal Tipe A jadi besar. Bisa menampung ribuan angkutan, 10,2 hektare," katanya.
Kepala Seksi Angkutan Ahmad Zaini mengatakan, pembangunan Terminal Jatijajar masih membutuhkan waktu panjang. Harapannya bisa mengurangi beban Terminal Margonda dengan mengatur rute bus.
"Bus tak masuk ke Depok. Langsung masuk ke Tol Cijago. Salah satu upaya kami atur lalin Margonda jangan semua numpuk di Depok. Ke depannya ditata ulang," pungkasnya.
(mhd)