Lima Kecamatan Dapat Bantuan Lampu Tenaga Matahari

Selasa, 13 Januari 2015 - 11:16 WIB
Lima Kecamatan Dapat...
Lima Kecamatan Dapat Bantuan Lampu Tenaga Matahari
A A A
BANDUNG BARAT - Ribuan warga di lima kecamatan di Ka bupaten Bandung Barat yang belum mendapat akses listrik, mendapat bantuan lampu solarLED (tenaga matahari) dari se buah perusahaan penyedia energi. Bekerja sama dengan lembaga non-profit internasional One Milion Light (OML) dan Ener gizer menyisir wilayah yang belum mendapatkan dan me nik mati aliran listrik.

Kabupaten Bandung Barat kemudian men jadi salah satu wilayah yang dipilih untuk mendapatkan bantuan tersebut. Plant HR Manager Energizer Indonesia, Hallaj A Duriasa mengatakan, selama ini Indonesia telah mendapat kesempatan dua kali dalam menerima ban tuan serupa yang se be lum - nya di laksanakan di Bekasi. “Kami memilih wilayah yang dekat dengan Jakarta terlebih dahulu,” ucapnya.

Dia menambahkan, untuk di Ban dung Barat akan disalurkan sebanyak 1.800 lampu solar Led bagi masyarakat yang berada dibeberapa kecamatan. Seperti, Ke camatan Cililin, Sindang - kerta, Rongga, Gununghalu dan Cipongkor. Di wilayah tersebut masih terdapat ma syarakat yang belum teraliri listrik akibat buruknya infrastruktur dan sulitnya tersentuh jaringan listrik Camat Cililin Zaini Dahlan berharap kepada perwakilan yang menerima bantuan, agar mem berikan kepada yang berhak.

Pasalnya, bantuan tersebut diberikan sesuai dengan nama dan alamat penerima. “Nan tinya akan ada tim yang akan melakukan pengecekan ter hadap penerima bantuan,” tuturnya. Zaini mengakui, meskipun di Kabupaten Bandung Barat ter dapat pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Saguling dan Cirata, tidak menjadikan jaminan se luruh warga mendapatkan alir an listrik. Selain pasokan listrik untuk memenuhi wilayah Jawa-Bali, kendala ja ringan yang belum tersedia menjadi sa lah satu kendala sulitnya warga mendapatkan akses listrik

. Sementara itu, Kepala Dusun Kampung Majapahit, Desa Nangerang, Kecamatan Cililin, Atif menyatakan, di wilayahnya belum mendapatkan listrik seluruhnya. Dari 15 rumah yang me naungi 50 jiwa hanya terdapat 3 rumah yang sudah memasang listrik. “Warga akhirnya nyolok ke tiga rumah yang sudah ada listrik,” ucapnya.

Namun begitu, untuk mendapatkan listrik warga harus me nyam bungkan kabel sejauh dua kilometer. Sehingga arus listrik yang diterima tidak maksimal dan stabil. “Agar listrik tetap menyala warga membayar iur an sebesar Rp10.000/ bulan,” tandas Atif.

Raden bagja mulyana
(ars)
Berita Terkait
Ridwan Kamil, Gubernur...
Ridwan Kamil, Gubernur yang Inspiratif
Upaya Pelestarian Batik...
Upaya Pelestarian Batik Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
PR Besar, Ribuan Kilometer...
PR Besar, Ribuan Kilometer Jalan di Jabar Minim Fasilitas Lalu Lintas
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Investasi di Jabar Tertinggi,...
Investasi di Jabar Tertinggi, Kang Emil Kalahkan Anies, Khofifah, dan Ganjar
Berita Terkini
Kostrad Run 2026 di...
Kostrad Run 2026 di Monas, Warga Senang Lihat Alutsista
1 jam yang lalu
PM Singapura Kunjungi...
PM Singapura Kunjungi Indonesia, 8 Ruas Jalan Ini Ditutup Sementara
2 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Tinggi Kolom Abu 1.400 Meter
4 jam yang lalu
Profil Irjen Pol Ruddi...
Profil Irjen Pol Ruddi Setiawan, Lulusan Akpol 1996 yang Kini Menjadi Kapolda Aceh
5 jam yang lalu
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
11 jam yang lalu
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
12 jam yang lalu
Infografis
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved