Dewan Kawal Musrenbang dari Skala Prioritas

Senin, 12 Januari 2015 - 05:17 WIB
Dewan Kawal Musrenbang...
Dewan Kawal Musrenbang dari Skala Prioritas
A A A
DEPOK - Usulan warga yang disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) harus dikawal. Pengawalan itu dapat diketahui skala prioritas yang memang diperlukan warga.

"Selain kami (DPRD), warga juga harus mengawal skala prioritas yang diajukan saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) 2015," kata anggota DPRD Kota Depok Limo Rezky M Noor usai menghadiri kegiatan Musrenbang di Depok, Minggu 11 Januari 2015.

Dikatakan dia, saat ini sejumlah wilayah di Kota Depok termasuk di Kecamatan Beji sudah mulai melakukan Musrembang tingkat kelurahan dan kecamatan kemudian dilanjutkan ke tingkat kota. Nantinya, semua usulan dari wilayah atau lingkungan, kelurahan, kecamatan dan sektor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan diakomodir.

"Oleh karena itu seluruh elemen masyarakat harus ikut mengawal agar tidak keluar dari visi misi Kota Depok, kami harap semua warga dibantu LPM untuk mengawal usulan skala prioritas," ucapnya.

Menurut dia, pengawalan terhadap apa yang diusulkan di wilayah maupun sektor perlu dilakukan. Dia bersama rekan rekannya di DPRD akan berupaya mengawal usulan skala prioritas yang sudah diajukan warga saat pelaksanaan Musrenbang, dimana dikabarkan untuk tahun ini setiap Kelurahan akan mendapatkan dana sekitar dua miliar untuk pembangunan wilayahnya.

"Karena kita juga tidak selalu merealisasikan usulan tersebut menginggat anggaran juga terbatas. Oleh karena itu disesuaikan dengan skala prioritas dan juga tidak melenceng dari visi dan misi Kota Kota Depok ," katanya.

Musrenbang sendiri, sebagai implementasi dari pelaksanaan UU Nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional, dimana berbagai program dan kegiatan yang disepakati akan diakomodir dalam dokumen RPJMD Kota Depok itu sendiri. Pihaknya akan menampung aspirasi serta mengawal program pembangunan yang direncanakan di wilayah Kecamatan Beji Cinere Limo.

Menurutnya sudah menjadi kewajiban dewan sebagai pembawa aspirasi warga kepada pemerintah sehingga pelaksanaan pembangunan secara merata.

"Di musrenbang kecamatan itu kami sudah mulai tahu dan menjaring mana yang skala prioritas, dan menjadi catatan untuk di perjuangkan di musrenbang Kota Karna dengan anggaran terbatas belum tentu semua usulan bisa direalisasikan satu tahun anggaran," pungkasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Sah! APBD Depok 2024...
Sah! APBD Depok 2024 Capai Rp4,2 Triliun
Anggota DPRD Depok Banyak...
Anggota DPRD Depok Banyak Bolos Paripurna, Masyarakat Geruduk Ruang Sidang
Heboh Menu Tambahan...
Heboh Menu Tambahan Stunting di Depok Hanya Nasi, Kuah, dan Tahu, DPRD: Tak Layak!
Aksi Menghukum Sopir...
Aksi Menghukum Sopir Truk Viral, Anggota DPRD Depok: Saya Minta Maaf, Itu Didasari Laporan Warga
DPRD Panggil Dinkes...
DPRD Panggil Dinkes Depok Terkait Menu Makanan Cegah Stunting Nasi, Kuah, dan Tahu
Tuai Polemik, Dinkes...
Tuai Polemik, Dinkes Depok Evaluasi Menu Makanan Tambahan Stunting Hanya Nasi, Kuah, dan Tahu
Berita Terkini
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
26 menit yang lalu
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
29 menit yang lalu
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
1 jam yang lalu
Transjakarta Alihkan...
Transjakarta Alihkan 25 Armada Rute Tn Abang-Blok M dan Tj Priok-Kampung Rambutan
2 jam yang lalu
Transjakarta Rute Tanah...
Transjakarta Rute Tanah AbangBlok M dan Tj PriokKp Rambutan Berhenti Beroperasi 1 Juli
2 jam yang lalu
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan...
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan Sampah Harus Diubah dari Mengelola kepada Mencegah
2 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved