Pencarian Korban Pesawat AirAsia Diperluas Hingga ke Pantai
Sabtu, 10 Januari 2015 - 21:21 WIB
Pencarian Korban Pesawat AirAsia Diperluas Hingga ke Pantai
A
A
A
SURABAYA - Pencarian terhadap korban penumpang pesawat AirAsia QZ8501 yang jatuh di Selat Karimata, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah (Kalteng), diperluas. Pencarian tidak hanya dilakukan di titik jatuhnya pesawat yakni lautan, namun hingga ke pantai.
Bahkan, dalam pencarian terhadap korban tidak hanya dilakukan Tim Basarnas, melainkan juga melibatkan semua dinas. Kemudian para nelayan sekitar lokasi juga dilibatkan untuk lakukan penyisiran di pantai.
“Upaya pencarian pada korban terus dilakukan dan diperluas. Tidak hanya di lokasi jatuhnya pesawat, tetapi juga ada upaya penyisiran di pantai,” ungkap Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan, saat konferensi pers di Krisis Centre AirAsia Polda Jatim, Surabaya, Sabtu (10/1/2015).
Menurut Jonan, semangat dari keluarga penumpang pesawat hilang itu masih terus ada sampai sekarang.
Ini diketahui ketika dirinya mendatangi keluarga penumpang pesawat di posko Krisis Centre.
“Pencarian tidak hanya di laut saja, tetapi di daratan juga dilakukan pencarian pada korban. Kita akan terus berusaha mencari penumpang pesawat, baik nantinya ditemukan dalam keadaan hidup maupun meninggal,” ungkap Jonan.
Disinggung pencarian black box hampir ditemukan, apakah pencarian pada korban ketika black box nantinya ditemukan akan dihentikan, Jonan mengaku, pencarian akan terus dilakukan.
Sebab, pencarian pada black box bukan yang utama, karena yang utama adalah evakuasi penumpang.
“Instruksi dari Presiden semua penumpang pesawat harus ditemukan. Soal dana pencarian dan evakuasi bersumber dari APBN, tapi nilainya saya tidak tahu. Kalau merasa penting (besaran dana evakuasi) tanya menteri keuangan,” tukasnya.
Bahkan, dalam pencarian terhadap korban tidak hanya dilakukan Tim Basarnas, melainkan juga melibatkan semua dinas. Kemudian para nelayan sekitar lokasi juga dilibatkan untuk lakukan penyisiran di pantai.
“Upaya pencarian pada korban terus dilakukan dan diperluas. Tidak hanya di lokasi jatuhnya pesawat, tetapi juga ada upaya penyisiran di pantai,” ungkap Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan, saat konferensi pers di Krisis Centre AirAsia Polda Jatim, Surabaya, Sabtu (10/1/2015).
Menurut Jonan, semangat dari keluarga penumpang pesawat hilang itu masih terus ada sampai sekarang.
Ini diketahui ketika dirinya mendatangi keluarga penumpang pesawat di posko Krisis Centre.
“Pencarian tidak hanya di laut saja, tetapi di daratan juga dilakukan pencarian pada korban. Kita akan terus berusaha mencari penumpang pesawat, baik nantinya ditemukan dalam keadaan hidup maupun meninggal,” ungkap Jonan.
Disinggung pencarian black box hampir ditemukan, apakah pencarian pada korban ketika black box nantinya ditemukan akan dihentikan, Jonan mengaku, pencarian akan terus dilakukan.
Sebab, pencarian pada black box bukan yang utama, karena yang utama adalah evakuasi penumpang.
“Instruksi dari Presiden semua penumpang pesawat harus ditemukan. Soal dana pencarian dan evakuasi bersumber dari APBN, tapi nilainya saya tidak tahu. Kalau merasa penting (besaran dana evakuasi) tanya menteri keuangan,” tukasnya.
(sms)