Hindari Penyimpangan, Bayar Sewa Rusun Kini Harus ke Bank

Sabtu, 10 Januari 2015 - 00:10 WIB
Hindari Penyimpangan,...
Hindari Penyimpangan, Bayar Sewa Rusun Kini Harus ke Bank
A A A
JAKARTA - Penghuni Rumah Susun Sewa (Rusunawa) di DKI Jakarta kemarin diwajibkan membayar sewa melalui rekening Bank DKI. Dengan begitu, potensi penyimpangan peralihan rusun dapat diminimalisir.

Kepala Dinas Perumahan dan Gedung DKI Jakarta Ika Lestari Aji mengatakan sebagai tahap awal pemberlakuan sistem pembayaran sewa rusun dengan sistem auto debet melalui rekening Bank DKI, pihaknya kemarin pagi mendatangi Rusunawa Daan Mogot yang kini telah dihuni 636 KK dari delapan tower dengan kapasitas 640 yang dibangun pada 2014 lalu.

Mereka diwajibkan membuat buku tahapan Bank DKI yang langsung dilayani dengan satu unit mobil layanan keliling Bank DKI.

Namun, sebelum mendapatkan buku tahapan tersebut, para penghuni rusun itu terlebih dahulu didata kependudukannya oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) dengan tiga unit mobil keliling pelayanan kependudukan.

Sebab, kata dia, pembayaran sewa melalui rekening Bank DKI nantinya akan terintegrasi dengan tempat tinggalnya saat ini.
Misalnya, pemilik unit di lantai satu nomor satu blok A atas nama Hendra, saat membayar sewa melalui auto debet nanti seluruh kelengkapan identitas di KK ataupun KTP-nya akan tercatat dalam sistem.

Bahkan asal tempat tinggal sebelumnya pun juga akan tercatat. Dengan begitu, dia memastikan jika potensi penyimpangan peralihan sewa rusun tidak akan terjadi lagi seperti yang terjadi di Rusunawa Marunda, Jakarta Utara beberapa waktu lalu.

"Ini sosialisasi awal pemberlakuan sistem auto debet kepada seluruh para penghuni Rusunawa di Jakarta. Dalam waktu dekat ini kami akan ke Rusun Pondok Bambu dan Marunda untuk memberlakukan sosialisasi sistem tersebut," kata Ika Lestari Aji di Rusun Daan Mogot, Jumat 9 Januari kemarin.

Ika menjelaskan, tarif para penghuni Rusunawa sendiri akan diberlakukan setelah enam bulan bertempat tinggal. Besarannya sekitar Rp280.000 untuk lantai satu.

Dan untuk lantai enam sebesar Rp180.000. Angka tersebut terbilang murah untuk tipe 36. Namun, untuk biaya listrik dan air, para penghuni diwajibkan membayarnya masing-masing.
(whb)
Berita Terkait
Alternatif Hunian Murah,...
Alternatif Hunian Murah, Ribuan Hunian di Rusunawa Pasar Rumput Siap Dihuni, Segini Harga Sewanya
Pj Gubernur Heru Tanggapi...
Pj Gubernur Heru Tanggapi soal Pegawai Rusunawa Marunda Diduga Terlibat Penjarahan: Harus Ditindak Tegas Nggak Ada Cerita
Ups! Ada Dugaan Pungli...
Ups! Ada Dugaan Pungli di Rusunawa Lette dan Panambungan
Rencana Penambahan Rusunawa...
Rencana Penambahan Rusunawa Sasar Wilayah Antang dan Tallo
Basuki-Erick Duet Bangun...
Basuki-Erick 'Duet' Bangun Rusun Tiga Tower di Rawa Buntu
Hasil Investigasi Pungli...
Hasil Investigasi Pungli Rusunawa Lette dan Panambungan Ada di Tangan Kadis Perumahan
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
9 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
11 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
13 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
13 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
13 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
14 jam yang lalu
Infografis
15 Lagu Nasional Terbaik...
15 Lagu Nasional Terbaik untuk HUT Ke-80 RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved