Jalan Raya Matesih-Tawangmangu Terancam Putus

Selasa, 06 Januari 2015 - 05:00 WIB
Jalan Raya Matesih-Tawangmangu...
Jalan Raya Matesih-Tawangmangu Terancam Putus
A A A
KARANGANYAR - Jalan Raya Matesih-Tawangmangu terancam putus menyusul kondisi Bukit Ganoman yang kembali mengalami pergeseran tanah. Bukit yang terletak di Dusun Ganoman, Kecamatan Koripan, Matesih, Karanganyar tersebut mengalami pergeseran tanah selebar 5 cm.

Sejak longsor beberapa waktu lalu, kondisi bukit terus dipantau. Bahkan, posko siaga bencana telah didirikan di Markas Koramil 07 Matesih.

"Puncak Bukit Ganoman yang memiliki ketinggian sekitar 16 meter, mengalami pergeseran tanah sejak satu minggu lalu," kata anggota tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar Bayu Kurniawan, kemarin.

Sejak beberapa hari terakhir, kawasan di sekitar Bukit Ganoman tidak diguyur hujan. Hal itu diprediksi sebagai salah satu pemicu rekahan tanah.

Selama ini, Bukit Ganoman sering longsor sehingga memutus akses jalan Matesih-Tawangmangu. Dengan struktur tanah bercampur pasir, sangat rentan terjadi pergeseran tanah dan longsor. Apalagi ketika suasana panas beberapa hari kemudian berubah hujan deras.

Alat pemantau telah dipasang di lokasi. "Kalau intensitas hujan tinggi, maka harus segera dicek," kata Bayu.

Selain Bukit Ganoman, BPBD juga mengawasi wilayah Girilayu yang juga rawan longsor. Sebab, ada bukit setinggi 15 meter yang di bawahnya terdapat lima kepala keluarga (KK) yang berisi puluhan orang. Selain itu, wilayah Giribangun yang baru terjadi longsor minggu lalu juga dipantau.

Komandan Rayon Militer (Danramil) 07 Matesih, Kapten (Inf) Sali mengatakan, potensi hunian yang rawan terkena bahaya longsor telah dipetakan. Di antaranya tiga rumah penduduk di bawah Kompleks Makam Astana Giribangun dan dua di atasnya.

Gerak cepat evakuasi mengandalkan informasi dari jejaring komunikasi di lapangan. "TNI bersinergi dengan tim gabungan untuk langkah sigap dalam mengantisipasi bencana. Informasi kejadian diterima dengan cepat berkat komunikasi dari masyarakat dan Babinsa," terang Sali.

Posko BPBD di Matesih merupakan pusat koordinasi bencana bidang kerawanan tanah longsor yang memantau sejumlah wilayah,di antaranya Kecamatan Jenawi, Ngargoyoso, Karangpandan, Tawangmangu, dan Jatiyoso.
(zik)
Berita Terkait
Material Longsor Putus...
Material Longsor Putus Akses Jalan Kota Palopo-Toraja
Hidup Menumpang, Korban...
Hidup Menumpang, Korban Longsor Palopo Butuh Bantuan Pemerintah
Ojek Pikul di Lokasi...
Ojek Pikul di Lokasi Longsor Palopo Angkut Karung Beras hingga Motor
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino...
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino Sempat Putus Diterjang Longsor
Galian Tambang di KBB...
Galian Tambang di KBB Longsor, Tiga Kendaraan Tertimpa
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Longsor, Lalu Lintas Lumpuh Total Tewaskan Satu Orang
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
10 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
11 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
11 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
12 jam yang lalu
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
14 jam yang lalu
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
14 jam yang lalu
Infografis
El Clasico di Tanah...
El Clasico di Tanah Borneo: Misi Persija Putus Dominasi Persib
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved