Korban AirAsia dari Makassar Belum Ditemukan
Senin, 05 Januari 2015 - 15:34 WIB
Korban AirAsia dari Makassar Belum Ditemukan
A
A
A
MAKASSAR - Memasuki hari kesembilan jatuhnya pesawat AirAsia QZ 8501, nasib korban asal Makassar masih belum diketahui. Salah satunya adalah Winoya Theodorus, siswi SMA swasta di Makassar.
Belum jelasnya nasib Winoya membuat sahabat, serta guru-guru korban, menjadi was-was. Mereka berharap, nasib Winoya bersama keluarga segera diketahui dalam kondisi apapun.
Di sekolah, tampak suasana duka mewarnai. Para siswa dan guru SMA Katolik Rajawali, di Jalan Koko Lojia Makassar, tampak berkabung. Untuk menghormati korban, mereka memasang foto-foto Winoya, di pintu masuk dan ruangan kelas korban.
Foto Winoya dipajang bersama foto kakaknya Reinaldi Teodolus. Pemasangan foto kedua korban ini dilakaukan pihak sekolah dan rekan korban, sebagai bentuk belasungkawa terhadap keduanya, bersama keluarganya yang telah menjadi korban.
Di mata para kerabatanya, Winoya yang saat ini duduk di bangku Kelas 3 jurusan IPA merupakan sosok teman yang baik hati dan supel. Dia juga kerap menghibur rekan-rekan sekelasnya, ketika mereka dilanda bencana.
Bahkan satu hari sebelum hilang bersama pesawat AirAsia yang ditumpanginya, Winoya sempat menyampaikan pesan ke salah satu teman dekatnya di sekolah melalui sosial media.
Winoya mengatakan, akan kembali ke Makassar hari ini untuk melanjutkan sekolahnya usai masa liburanya usai di Singapura.
Namun apa mau dikata, takdir berkata lain. Siswi yang dikenal berperstasi itu turut menjadi korban AirAsia, bersama keluarganya, saat pesawat nahas yang ditumpanginya hilang kontak.
Menyikapi peristiwa yang memilukan itu, pihak sekolah berharap, jasad siswinya bersama kelauragnya dalam segera ditemukan. Mereka juga berharap arwah korban bersama keluargnya di terima di sisi Tuhan.
Belum jelasnya nasib Winoya membuat sahabat, serta guru-guru korban, menjadi was-was. Mereka berharap, nasib Winoya bersama keluarga segera diketahui dalam kondisi apapun.
Di sekolah, tampak suasana duka mewarnai. Para siswa dan guru SMA Katolik Rajawali, di Jalan Koko Lojia Makassar, tampak berkabung. Untuk menghormati korban, mereka memasang foto-foto Winoya, di pintu masuk dan ruangan kelas korban.
Foto Winoya dipajang bersama foto kakaknya Reinaldi Teodolus. Pemasangan foto kedua korban ini dilakaukan pihak sekolah dan rekan korban, sebagai bentuk belasungkawa terhadap keduanya, bersama keluarganya yang telah menjadi korban.
Di mata para kerabatanya, Winoya yang saat ini duduk di bangku Kelas 3 jurusan IPA merupakan sosok teman yang baik hati dan supel. Dia juga kerap menghibur rekan-rekan sekelasnya, ketika mereka dilanda bencana.
Bahkan satu hari sebelum hilang bersama pesawat AirAsia yang ditumpanginya, Winoya sempat menyampaikan pesan ke salah satu teman dekatnya di sekolah melalui sosial media.
Winoya mengatakan, akan kembali ke Makassar hari ini untuk melanjutkan sekolahnya usai masa liburanya usai di Singapura.
Namun apa mau dikata, takdir berkata lain. Siswi yang dikenal berperstasi itu turut menjadi korban AirAsia, bersama keluarganya, saat pesawat nahas yang ditumpanginya hilang kontak.
Menyikapi peristiwa yang memilukan itu, pihak sekolah berharap, jasad siswinya bersama kelauragnya dalam segera ditemukan. Mereka juga berharap arwah korban bersama keluargnya di terima di sisi Tuhan.
(san)