Cegah PKL, Personel Gabungan Berjaga di Jalan Duren Tiga Timur
Minggu, 28 Desember 2014 - 02:24 WIB
Cegah PKL, Personel Gabungan Berjaga di Jalan Duren Tiga Timur
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 345 personel gabungan disiagakan di Jalan Duren Tiga Timur, Pancoran, Jakarta Selatan. Personel gabungan yang terdiri dari Satpol PP, TNI, dan Polri itu disiagakan untuk menghalau Pedagang Kaki Lima (PKL) liar yang biasa memenuhi jalanan tersebut pada tiap Minggu.
Wali Kota Jakarta Selatan Syamsudin Noor mengatakan, pihaknya mendapatkan keluhan dari warga terkait aktivitas PKL liar yang berjualan di sepanjang Jalan Duren Tiga Timur, Pancoran, Jakarta Selatan.
Masyarakat mengeluhkan kondisi PKL yang berjualan secara semrawut pada tiap hari Minggu pagi dan mengganggu jalannya arus lalu lintas di jalan tersebut.
"Ini untuk merespons keluhan masyarakat, akses jalanan tidak dapat dilintasi lantaran kondisi jalanan yang macet karena jalanan sendiri tidak termanfaatkan sebagaimana mestinya. Maka itu, kami menempatkan petugas di setiap pintu masuk yang menuju ke depan jalan Kampus Trilogi (dahulu Kampus STEKPI) ini. Ada 300 Satpol PP, 20 Polri, 25 TNI," ujarnya di depan Universitas Trilogi, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (27/12/2014).
Noor menambahkan, tiap hari Minggu, sekitar 500 PKL liar membuka lapaknya di jalanan tersebut. Pihaknya bahkan sampai melayangkan dua kali surat peringatan pada para PKL tersebut untuk tidak menjajakan dagangannya di jalanan tersebut.
"Berdasarkan data, ada 500 PKL yang jualan di sini. Sebelumnya kita sudah lakukan sosialisasi pada ratusan pedagang itu, baik melalui tindakan persuasif maupun melalui surat peringatan. Tapi, mereka tetap bandel. Maka itu, kami tempatkan ratusan petugas untuk menghalau mereka berjualan di sini," ujarnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, ratusan personel gabungan tersebut disebar ke sejumlah titik jalan yang menuju Jalan Duren Tiga Timur pada Sabtu (27/12/2014) sekitar pukul 23.00 WIB. Mereka disiagakan di pintu masuk dekat Gedung Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, di Jalan Pengadegan Selatan, dan di Jalan Rawajati Barat.
Selain itu, ratusan personel tersebut diberikan instruksi oleh Wali Kota Jakarta Selatan untuk melakukan patroli secara rutin pada tiap hari Minggu agar ratusan PKL liar itu tidak kembali memenuhi Jalan Duren Tiga Timur, Pancoran, Jakarta Selatan.
Wali Kota Jakarta Selatan Syamsudin Noor mengatakan, pihaknya mendapatkan keluhan dari warga terkait aktivitas PKL liar yang berjualan di sepanjang Jalan Duren Tiga Timur, Pancoran, Jakarta Selatan.
Masyarakat mengeluhkan kondisi PKL yang berjualan secara semrawut pada tiap hari Minggu pagi dan mengganggu jalannya arus lalu lintas di jalan tersebut.
"Ini untuk merespons keluhan masyarakat, akses jalanan tidak dapat dilintasi lantaran kondisi jalanan yang macet karena jalanan sendiri tidak termanfaatkan sebagaimana mestinya. Maka itu, kami menempatkan petugas di setiap pintu masuk yang menuju ke depan jalan Kampus Trilogi (dahulu Kampus STEKPI) ini. Ada 300 Satpol PP, 20 Polri, 25 TNI," ujarnya di depan Universitas Trilogi, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (27/12/2014).
Noor menambahkan, tiap hari Minggu, sekitar 500 PKL liar membuka lapaknya di jalanan tersebut. Pihaknya bahkan sampai melayangkan dua kali surat peringatan pada para PKL tersebut untuk tidak menjajakan dagangannya di jalanan tersebut.
"Berdasarkan data, ada 500 PKL yang jualan di sini. Sebelumnya kita sudah lakukan sosialisasi pada ratusan pedagang itu, baik melalui tindakan persuasif maupun melalui surat peringatan. Tapi, mereka tetap bandel. Maka itu, kami tempatkan ratusan petugas untuk menghalau mereka berjualan di sini," ujarnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, ratusan personel gabungan tersebut disebar ke sejumlah titik jalan yang menuju Jalan Duren Tiga Timur pada Sabtu (27/12/2014) sekitar pukul 23.00 WIB. Mereka disiagakan di pintu masuk dekat Gedung Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, di Jalan Pengadegan Selatan, dan di Jalan Rawajati Barat.
Selain itu, ratusan personel tersebut diberikan instruksi oleh Wali Kota Jakarta Selatan untuk melakukan patroli secara rutin pada tiap hari Minggu agar ratusan PKL liar itu tidak kembali memenuhi Jalan Duren Tiga Timur, Pancoran, Jakarta Selatan.
(zik)