Tiket KA Jurusan Jateng dan Jatim Habis Terjual

Sabtu, 20 Desember 2014 - 23:10 WIB
Tiket KA Jurusan Jateng...
Tiket KA Jurusan Jateng dan Jatim Habis Terjual
A A A
JAKARTA - Menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru, tiket kereta api (KA) tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur sudah ludes terjual.

Kepala Hubungan Masyarakat PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Agus Komarudin menuturkan tiket kereta kelas ekonomi yang berangkat dari stasiun Senen untuk keberangkatan tanggal 20-31 Desember 2014 sudah habis terjual.

Dia menduga cepat terjualnya tiket kereta itu diduga akibat liburan Natal disertai dengan libur sekolah.

Menurut dia, pemesan tiket tidak hanya masyarakat yang merayakan Natal, tapi juga yang ingin berlibur. "Meski begitu masyarakat tidak perlu cemas. Biasanya setiap hari selalu ada pembatalan tiket oleh penumpang," ungkap Agus, Sabtu (20/12/2014).

Tiket kereta yang habis terjual itu umumnya untuk tujuan Jateng dan Jatim. Sementara untuk tujuan Cirebon dan Bandung masih tersedia sekira 10%.

Hal serupa juga terjadi untuk tiket kereta kelas eksekutif yang berangkat dari Stasiun Gambir. Hingga Sabtu (20/12/2014) tiket untuk tujuan Jateng dan Jatim masih tersisa 2%.

Agus menuturkan, pemesanan tiket kereta dapat dilakukan 90 hari sebelum keberangkatan.
Kendati begitu, dia mengakui selalu ada penumpang yang membatalkan pembelian tiket menjelang keberangkatan.

Alhasil ada beberapa kursi kereta yang sudah dibooking kembali dijual. Dia mengimbau masyarakat agar selalu memantau kondisi tiket di website KAI untuk memesan tiket.

"Sebetulnya tiket KA untuk jelang Natal dan Tahun Baru masih terus dijual. Terutama bagi yang membatalkan tiketnya sehari sebelum berangkat," tuturnya.

Menyambut Natal dan Tahun Baru 2015, Daop 1 KAI telah menyediakan 7 KA tambahan dengan total 3.666 kursi.

Kereta tersebut, Argo Lawu, Argo Dwipangga, Argo Jati, Cirebon Ekspres dan Kutojaya Utara.

Semua kereta tambahan itu telah dijual sejak 30 November lalu. ”Hingga kini tiket untuk kereta tambahan masih dijual. Belum ada tambahan lagi,” tandasnya.
(dam)
Berita Terkait
3 Alasan Mengapa Kereta...
3 Alasan Mengapa Kereta Api Tidak Bisa Berhenti Mendadak Menurut KAI
Deretan Kecelakaan Kereta...
Deretan Kecelakaan Kereta Api Terburuk dalam Sejarah, Nomor 5 Paling Tragis
10 Kereta Api Tercepat...
10 Kereta Api Tercepat di Dunia, Nomor 1 Melaju 460 Km/Jam
Kereta Tabrak Bus di...
Kereta Tabrak Bus di Thailand, 8 Orang Tewas
Dampak Banjir, Seluruh...
Dampak Banjir, Seluruh Perjalanan KA Jarak Jauh dan Lokal Kembali Dibatalkan Hari ini
Pembebasan Lahan Rel...
Pembebasan Lahan Rel Kereta Api di Pangkep Ditarget Rampung 2 Bulan
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
47 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
2 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
2 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
2 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
2 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
4 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved