Mencoba Kabur Gembong Pencuri Pikap Tewas Ditembak

Sabtu, 20 Desember 2014 - 18:28 WIB
Mencoba Kabur Gembong...
Mencoba Kabur Gembong Pencuri Pikap Tewas Ditembak
A A A
SEMARANG - Seorang gembong spesialis pencurian mobil pikap di Kota Semarang tewas ditembak Polisi, Sabtu dini hari (20/12/2014). Sebab, saat ditangkap pelaku yang diketahui telah melakukan pencurian di 21 lokasi tersebut berusaha kabur dan melawan petugas.

Pelaku yang ditembak mati itu bernama Mujiono (43) warga Winangun Kabupaten Wonosobo. Selain Mujiono, petugas juga berhasil membekuk tiga pelaku lain yakni Joko Sunyoto (35), Krisnawan (30) dan Rodi (25). Ketiganya juga terpaksa dilumpuhkan kakinya dengan timah panas karena berusaha kabur saat penangkapan.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Djihartono saat gelar perkara di Mapolrestabes mengatakan, polisi awalnya berhasil menangkap Mujiono. Kemudian, Mujiono diajak untuk menunjukkan lokasi kawanannya yang berada di daerah Kopeng, Salatiga.

“Mujiono ini kami tangkap lebih dulu, kemudian kami bawa untuk menunjukkan lokasi teman-temannya yang ternyata berada di daerah Kopeng,” kata Djihartono Sabtu (20/12/2014).

Saat itu, timnya lanjut dia berhasil membuntuti sebuah mobil yang diduga dikemudikan dua pelaku. Saat itu terjadi aksi kejar-kejaran dan mobil yang dikendarai pelaku masuk ke hutan. Setelah itu, dua pelaku melarikan diri.

“Ternyata Mujiono yang saat itu tangannya sudah terborgol juga ikut melawan dan melarikan diri. Sudah kami kasih tembakan peringatan tapi tidak mengindahkan, akhirnya kami tembak ketiganya,” paparnya.

Setelah penembakan itu, petugas berusaha membawa ketiganya ke rumah sakit untuk diberikan pertolongan. Namun nahas, saat perjalanan nyawa Mujiono tidak tertolong dan tewas.

"Sudah kami upayakan penolongan, tapi dia (Mujiono) tidak tertolong,” imbuh Djihartono.
Djihartono menambahkan, dari catatannya Mujiono diketahui merupakan gembong dan residivis kasus pencurian mobil. Dia sudah beroperasi di 21 lokasi berbeda di Kota Semarang.

“Dia baru keluar dari Lapas Ambarawa. Dia memang residivis dan gembong spesialis pencurian mobil pikap," pungkas Djihartono.

Sementara itu, ketiga pelaku lain yang selamat langsung digelandang ke Mapolrestabes Semarang. Salah satu pelaku yakni Krisnawan mengaku jika sudah beroperasi bersama Mujiono sebanyak sembilan kali.

“Setiap berhasil mengambil mobil, saya mendapat bayaran Rp1,5 juta,” kata dia. Mobil-mobil hasil curiannya itu lanjut Krisnawan selalu dijual di daerah Bantul Yogjakarta dan Wonosobo. Satu mobil biasanya dibanderol dengan harga Rp5 juta.

“Memang ngincernya mobil Carry atau Pikap, karena itu sudah pesanan. Saya tidak tahu, yang mengatur semuanya pak Mujiono. Saya hanya menyopiri saja,” pungkasnya.

Selain tiga pelaku utama tersebut, polisi juga mengamankan satu orang tersangka yakni Yusuf. Dirinya diduga terlibat karena tempat kerjanya di Bantul menjadi lokasi penyimpanan mobil hasil curian itu. ”Saya tidak tahu, hanya dititipi mobil. Saya tidak tahu kalau itu mobil curian,” ujar Yusuf.
(sms)
Berita Terkait
Curi Motor, 2 Bandit...
Curi Motor, 2 Bandit Berjimat Kebal Babak Belur Dikeroyok Massa
Ditinggal Ngetik Berita,...
Ditinggal Ngetik Berita, Motor Wartawan Digondol Maling
Hendak Jual Motor Curian,...
Hendak Jual Motor Curian, Pemuda Ini Malah Diringkus Polisi
Tim Sultan Polres Tebo...
Tim Sultan Polres Tebo Jambi Bekuk Dua Pelaku Curanmor
Viral, 2 Maling Bawa...
Viral, 2 Maling Bawa Kabur Motor Tukang Bangunan di Pademangan
Penipu dengan Modus...
Penipu dengan Modus Beli Motor, Pria Gaek Diciduk Polisi
Berita Terkini
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
16 menit yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
2 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
4 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
4 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
5 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
5 jam yang lalu
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved