Stok Darah PMI Meningkat 200 Kantong

Jum'at, 19 Desember 2014 - 13:57 WIB
Stok Darah PMI Meningkat...
Stok Darah PMI Meningkat 200 Kantong
A A A
MEDAN - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan mengklaim pasokan stok darah meningkat setiap bulan hingga mencapai 200 kantong darah.

Peningkatan terjadi dari bulan September hingga Desember 2014. Humas Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Medan, Barbara Maesi Sumampow mengatakan, hingga Rabu (17/12), sebanyak 723 kantong darah terkumpul di PMI. Rinciannya golongan darah A sebanyak 84 kantong, golongan B sebanyak 159 kantong, golongan AB sebanyak 85 kantong, dan golongan O sebanyak 395 kantong.

“Sekarang ini masih ada 400 kantong darah yang sedang diproses di Laboratorium UDD PMI Medan,” ujarnya di Medan, Kamis (18/12). Meskipun begitu, PMI Kota Medan saat ini semakin gencar berupaya menambah stok kantong darah. Tim dari UDD PMI Medan menyosialisasikan ke sekolah-sekolah, universitas, rumah ibadah, serta perkantoran pemerintah dan swasta, untuk membantu menambah stok darah lewat aksi donor darah.

Wakil Ketua Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Sumut, Natalina Hutabarat mengatakan, golongan darah yang sangat sulit diperoleh adalah golongan darah AB. Sementara yang paling banyak dicari golongan darah O. “Untuk mengatasi masalah darah, kami biasa mencari ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Medan dan terkadang dari UDD RSU Sari Mutiara Medan,” tuturnya.

Menurut Natalina, kebutuhan kantong darah di Sumatera Utara (Sumut) diperkirakan mencapai 1.000 per hari, sedangkan Medan membutuhkan berkisar 100-150 kantong darah per hari. Saat ini kesadaran masyarakat mendonorkan darah semakin tinggi, terutama dari beberapa instansi dan perusahaan.

Bahkan UDD juga memiliki pendonor tetap sehingga tidak terjadi kekurangan darah. Pihaknya pun terus menyosialisasikan manfaat dari donor darah. Donor darah memiliki banyak manfaat di antaranya meningkatkan sel darah merah, memperbarui sel darah baru, menurunkan risiko kanker, dan pendonornya juga menjadi lebih bugar. “Aksi ini bukan hanya bukti kepedulian terhadap sesama, tetapi juga sebagai upaya hidup sehat,” ucapnya.

Natalie mengajak masyarakat menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup. Selain itu, dia mengimbau kaum muda, khususnya para remaja, agar rutin mendonorkan darah.

Siti Amelia
(ftr)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu...
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu Sumatera Utara
Berita Terkini
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
1 jam yang lalu
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
2 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
4 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
4 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
4 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
6 jam yang lalu
Infografis
Makan Daging Kambing...
Makan Daging Kambing Menyebabkan Darah Tinggi, Mitos Atau Fakta?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved