Diguyur Hujan, Jalur Ciregol Brebes Kembali Longsor

Kamis, 18 Desember 2014 - 20:34 WIB
Diguyur Hujan, Jalur...
Diguyur Hujan, Jalur Ciregol Brebes Kembali Longsor
A A A
BREBES - Hujan deras yang mengguyur wilayah Brebes selatan beberapa hari terakhir membuat ruas jalan di jalur Ciregol kembali longsor. Kondisi ini membahayakan pengendara yang melewati jalur yang menghubungkan Tegal-Purwokerto di Kecamatan Tonjong tersebut, karena pergerakan tanah terus terjadi.

Pantauan Sindonews.com, ruas jalan yang tergerus longsor berada di Desa Karangsawah, Kecamatan Tonjong. Bahu jalan selebar sekitar dua meter yang berada di lajur sebelah barat sudah ambrol tergerus hujan. Ruas jalan yang longsor itu memanjang sekitar 10 meter.

"Longsor terjadi Selasa (16/12/2014) sekitar pukul dua siang karena hujan deras," kata salah satu warga setempat, Jaenuri (43), Kamis (18/12/2014).

Akibat longsor ini, pengendara harus berhati-hati saat melintas maupun saat berpapasan dengan kendaraan lain agar tidak terperosok. Untuk mengantisipasi hal itu, rambu berisi peringatan dipasang di lajur arah Purwokerto maupun Tegal.

Selain itu, dipasang juga sejumlah marka untuk membatasi bahu jalan yang longsor dengan badan jalan yang masih bisa dilalui.

Titik longsoran yang baru itu menyambung dengan titik longsor yang terjadi beberapa waktu sebelumnya dan membuat nyaris separuh jalan tak bisa dilalui. Upaya penanganan bahu jalan yang longsor dengan cara membangun tanggul penahan longsor di tepi Sungai Glagah belum selesai dikerjakan.

Proyek dengan anggaran pembiayaan dari APBN 2014 itu dikerjakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bina Marga 09 yang menangani wilayah perbatasan Kabupaten Tegal-Bumiayu-perbatasan Banyumas. Sedangkan rekanan proyek adalah PT Wasis Karya Nugraha, Yogyakarta, dengan konsultan proyek PT Wiranta Bhuana Raya.

Supervisi konsultan proyek dari PT Wiranta Bhuana Raya Muhammad Awaludin mengatakan, titik longsor yang baru bisa semakin melebar dan berbahaya bagi pengendara karena kondisi tanah terus bergerak.

"Jika terus diguyur hujan bisa terus bertambah longsorannya," katanya saat ditemui di lokasi yang longsor, Kamis (18/12/2014).

Dia berujar, pengerjaan tanggul penahan longsor terus dikebut karena sesuai kontrak ditargetkan selesai akhir Desember atau selama 110 hari. Tanggul dari material cor-coran itu dibangun sekitar 30 meter dari bahu jalan yang tergerus longsor.

"Setelah tanggul jadi, nanti ditimbun dengan pasir dan batu, dibuat trap-trapan (seperti tangga)," terangnya.
(zik)
Berita Terkait
Material Longsor Putus...
Material Longsor Putus Akses Jalan Kota Palopo-Toraja
Pencarian 3 Warga Korban...
Pencarian 3 Warga Korban Tanah Longsor di Kota Bogor
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Longsor, Lalu Lintas Lumpuh Total Tewaskan Satu Orang
Galian Tambang di KBB...
Galian Tambang di KBB Longsor, Tiga Kendaraan Tertimpa
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino...
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino Sempat Putus Diterjang Longsor
Hidup Menumpang, Korban...
Hidup Menumpang, Korban Longsor Palopo Butuh Bantuan Pemerintah
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
6 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
6 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
7 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
7 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
9 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
10 jam yang lalu
Infografis
Pacu Jalur, Olahraga...
Pacu Jalur, Olahraga Tradisional Riau yang Mendunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved