UMP Tak Direvisi, Pengusaha Khawatir Buruh Kembali Demo
Selasa, 16 Desember 2014 - 15:26 WIB
UMP Tak Direvisi, Pengusaha Khawatir Buruh Kembali Demo
A
A
A
JAKARTA - UMP DKI yang tidak ada perubahan membuat pengusaha di Jakarta khawatir bakal kembali digempur demo buruh.
"Jangan lagi ada demo, sangat mengganggu ekonomi kita, seperti kemarin long march sepanjang Jalan MH Thamrin, berapa kerugian kita akibat demo ini," ujar Sarman Simanjorang anggota Dewan Pengupahan dari unsur pengusaha di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (16/12/2014).
Mengenai UMSP yang dapat diakali dan disebutkan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku bisa juga disiasati.
Sementara itu, dari perwakilan buruh di Dewan Pengupahan masih berharap ada revisi UMP untuk mereka.
"Jadi kalaupun berubah tidak bisa Rp3 juta tidak apa-apa, hanya kisaran Rp2,75 juta pun. Kalaupun diubah kami minta penjelasan rumusannya seperti apa? Tapi kami menganggap belum ada kesepatakan apapun tadi," ucap Jazuli, perwakilan buruh di tempat yang sama.
"Jangan lagi ada demo, sangat mengganggu ekonomi kita, seperti kemarin long march sepanjang Jalan MH Thamrin, berapa kerugian kita akibat demo ini," ujar Sarman Simanjorang anggota Dewan Pengupahan dari unsur pengusaha di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (16/12/2014).
Mengenai UMSP yang dapat diakali dan disebutkan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku bisa juga disiasati.
Sementara itu, dari perwakilan buruh di Dewan Pengupahan masih berharap ada revisi UMP untuk mereka.
"Jadi kalaupun berubah tidak bisa Rp3 juta tidak apa-apa, hanya kisaran Rp2,75 juta pun. Kalaupun diubah kami minta penjelasan rumusannya seperti apa? Tapi kami menganggap belum ada kesepatakan apapun tadi," ucap Jazuli, perwakilan buruh di tempat yang sama.
(ysw)