Ini Dia Sebab Terjadinya Longsor di Banjarnegara

Selasa, 16 Desember 2014 - 05:08 WIB
Ini Dia Sebab Terjadinya...
Ini Dia Sebab Terjadinya Longsor di Banjarnegara
A A A
JAKARTA - Berdasarkan hasil rekonstruksi pemetaan longsor, diketahui ada beberapa sebab terjadinya longsor di Banjarnegara. Sedikitnya ada sebab yang mengakibatkan terjadinya longsor.

"Pertama, material penyusun Bukit Telagalele adalah endapan vulkanik tua yang sudah lanjut dan lapuk. Kedua, kemiringan lereng lebih dari 60%," Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, kepada wartawan, Senin (15/12/2014).

Ditambahkan dia, ketiga, pada 10-11 Desember 2014, turun hujan deras sehingga tanah jenus air dan timbul retakan di punggul bukit. Saat kejadian longsor, hujan hanya gerimis.

"Keempat, dan yang terakhir, budidaya pertanian di Bukit Telalalele tidak menerapkan konservasi tanah dan air," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Dosen Teknik Geologi UGM Wahyu Wilopo mengemukakan, investigasi Tim Geologi UGM di Banjarnegara, pada 13-14 Desember 2014, mencapai hasil yang sangat mencegangkan.

Wahyu menerangkan, daerah di sekitar bencana memiliki ketinggian lereng mencapai 100 meter dengan daya jangkau longsoran mencapai jarak 500 meter.

"Mengacu pada sumber peta geologi, daerah ini merupakan daerah sangat curam, miliki lapisan tanah yang tebal yang dipengaruhi oleh proses alterasi, pelapukan yang berasal dari dalam bumi," jelasnya, kepada wartawan, Senin (15/12/2014).

Ditambahkan dia, struktur geologi daerah sekitar sangat kompleks, dan ditemukan banyak jalur patahan. Namun, pemicu terjadinya longsor disebabkan penggunaan lahan yang kurang aman.

"Untuk menghindari kejadian serupa terjadi di daerah yang potensi longsor, ada beberapa tanda lahan atau lereng berisiko segera terjadi longsor. Caranya dengan mengamati munculnya keretakan tanah," tegasnya.

Dilanjutkan dia, selain itu adanya amblesan, dan munculnya mata air keruh, secara tiba-tiba. "Tanda lainnya terdapat dinding struktur rumah yang retak, dan posisi pohon yang tampak miring,” ungkapnya.
(san)
Berita Terkait
Material Longsor Putus...
Material Longsor Putus Akses Jalan Kota Palopo-Toraja
Hidup Menumpang, Korban...
Hidup Menumpang, Korban Longsor Palopo Butuh Bantuan Pemerintah
Ojek Pikul di Lokasi...
Ojek Pikul di Lokasi Longsor Palopo Angkut Karung Beras hingga Motor
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino...
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino Sempat Putus Diterjang Longsor
Galian Tambang di KBB...
Galian Tambang di KBB Longsor, Tiga Kendaraan Tertimpa
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Longsor, Lalu Lintas Lumpuh Total Tewaskan Satu Orang
Berita Terkini
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
3 jam yang lalu
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
4 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
5 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
5 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
6 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
9 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved