Tenggak Miras Oplosan, 3 Warga di Sukabumi Kritis

Selasa, 09 Desember 2014 - 09:50 WIB
Tenggak Miras Oplosan,...
Tenggak Miras Oplosan, 3 Warga di Sukabumi Kritis
A A A
SUKABUMI - Tiga orang warga Sukabumi dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis, diduga akibat menenggak minuman keras (miras) oplosan berkadar alkohol tinggi.

Ketiga korban adalah Ad (40), Ag (18), keduanya warga Kampung Selawi, Desa Warnasari, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, serta Hs (37), warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Hingga Senin 8 Desember 2014 malam, para korban masih mendapatkan penanganan medis di ruang IGD RSUD R Syamsudin. Dari ketiga korban tersebut, dua orang di antaranya, yakni Ad dan Hs mengalami koma.

Selain mereka, masih terdapat satu korban lainnya bernama Arif (30). Namun kondisinya masih aman, karena hanya mengalami sesak nafas. "Saya hanya minum sedikit, itupun terasa sesak nafas," ujar Arif.

Jumlah keseluruhan miras yang ditenggak Arif dan rekan-rekannya mencapai tiga botol. Bersamaan dengan penanganan para korban, aparat kepolisian Polres Sukabumi Kota mengamankan Jefry (64), penjual miras oplosan.

Selain itu, petugas juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga sebagai bahan pembuatan miras oplosan. Antara lain puluhan botol alkohol murni berkadar 96%, cairan pewarna sekalius pewangi aroma buah-buahan, puluhan botol kosong yang telah dilengkapi merk New Whisky, cetakan pelapis tutup botol, dan ember yang telah dirakit dengan elemen listrik.

Menurut Kapolsek Sukabumi AKP Kuswaha, kasus peredaran miras oplosan ini terungkap setelah adanya laporan yang menyebutkan adanya tiga orang warga mengalami kritis akibat menenggak miras oplosan.

Hasil pengembangan diketahui, para korban itu mengalami gejala keracunan setelah menggelar pesta miras. Minuman tersebut berasal dari Jefry, pemilik toko pakan ternak yang berada tidak jauh dari tempat tinggal para korban.

"Dari barang bukti yang telah disita, diduga pelaku mengoplos beberapa bahan atau cairan dengan alkohol murni. Pelaku meracik seluruh bahan hingga menjadi minuman jika ada pesanan atau pembeli. Setiap botolnya dijual seharga Rp50 ribu," beber Kuswaha.

Sementara itu, dihadapan penyidik, Jefri mengaku tidak pernah membuat miras oplosan. Seluruh minuman itu diperolehnya dari seorang rekan di Tangerang. "Saya hanya mengirimkan puluhan botol alkohol murni saja, setelah jadi minuman baru saya beli untuk dijual," ungkap warga asal Medan ini.
(san)
Berita Terkait
Miras Oplosan Tewaskan...
Miras Oplosan Tewaskan Sembilan Orang di Jepara
Polisi Dalami Kasus...
Polisi Dalami Kasus Miras Oplosan yang Tewaskan Pemuda di Makassar
Awas! Miras Oplosan...
Awas! Miras Oplosan Picu Kematian dan Risiko Kebutaan
Miras Merk Internasional...
Miras Merk Internasional Ini Ternyata Racikan Pria Asal Karanganyar
Pabrik Miras Produksi...
Pabrik Miras Produksi Ribuan Liter Digerebek Polisi di Sebuah Kebun
Bukan Hand Sanitizer,...
Bukan Hand Sanitizer, Pemuda di Makassar Tewas karena Tenggak Miras Oplosan
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
1 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
2 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
2 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
4 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
11 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
12 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved