Obati Kanker, Batan Kembangkan BNCT

Senin, 08 Desember 2014 - 10:30 WIB
Obati Kanker, Batan...
Obati Kanker, Batan Kembangkan BNCT
A A A
YOGYAKARTA - Seusai fokus dan berhasil mengembangkan produk pertanian dengan teknologi nuklir, Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) kini mulai fokus pada bidang kesehatan.

Salah satu produk kesehatan yang telah berhasil dikembangkan ialah metode Boron Neutron Capture Cancer Therapy (BNCT) untuk pasien kanker. “Indonesia saat ini sudah menjadi salah satu dari 13 negara yang mengembangkan BNCT untuk menyembuhkan kanker. Metode ini pada intinya ialah metode penyembuhan dengan membunuh selsel kanker saja tanpa merusak sel-sel sehat lainnya,” ujar Ketua Konsorsium Peneliti BNCT BATAN Prof Ir Yohannes Sardjono APU kemarin di Yogyakarta.

Sardjono menuturkan, penelitian terhadap BNCT hingga kini masih terus dikembangkan dengan harapan lebih unggul dibandingkan BNCT di negara lain. Tidak hanya kualitas, penelitian pengembangan tersebut juga ditujukan agar BNCT mampu mengobati kanker yang paling banyak dialami penduduk Indonesia.

“Di negara lain, BNCT ini dikembangkan khusus untuk menyembuhkan pasien dengan kanker otak. Namun, karena di Indonesia pasien kanker terbanyak ialah kanker payudara, yakni 47% dari total pasien kanker, kami ingin menggunakannya untuk itu. Kualitasnya akan dikembangkan jika di negara lain ketepatan sasaran 1 : 10 atau 90%, kami ingin satu banding 20 atau 95%,” katanya.

Menurut Sardjono, mulai 2015-2016, pengembangan BNCT akan memasuki tahap uji coba pada hewan. Pada 2017 nanti diharapkan telah bisa dilakukan uji coba klinis, yakni pada manusia pasien kanker.

Untuk itu, dia mengharapkan dukungan penuh pemerintah, utamanya dalam hal pembiayaan riset. “Jika pengembangan terapi kanker melalui teknologi nuklir ini berhasil, tentu akan sangat membantu bagi penderita kanker. Bahkan, tidak hanya pasien kanker payudara, semua jenis kanker bisa disembuhkan,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Batan Prof Dr Djarot Sulistyo Wisnubroto mengatakan, pengembangan BNCT merupakan salah satu program Batan guna meningkatkan peran teknologi nuklir demi kesejahteraan masyarakat. Hal ini sekaligus ingin membuktikan jika kegunaan teknologi nuklir tidak hanya berkaitan dengan persenjataan maupun energi saja.

“Pemanfaatan teknologi nuklir di bidang kesehatan untuk diterapkan di berbagai ruah sakit memang sudah menjadi rencana kerja Batan saat ini. Bahkan, kami sudah menggandeng 24 institusi lain sejak tahun ini untuk bersama mengembangkan BNCT ini,” ujarnya.

Ratih Keswara
(ftr)
Berita Terkait
Barista AHA! Cafe Juara...
Barista AHA! Cafe Juara Satu Turnamen Barista di Yogyakarta!
SIG Jamin Kekokohan...
SIG Jamin Kekokohan Konstruksi Tol Jogja-Solo
AHA Cafe Next Hotel...
AHA Cafe Next Hotel Yogyakarta Sukses Gelar Latte Art Competition
LBH Yogya Terima 51...
LBH Yogya Terima 51 Aduan Orang Hilang Usai Aksi Tolak Omnibus Law
Antusiasme Mahasiswa...
Antusiasme Mahasiswa di Yogya Ikuti Bimbingan Remaja Usia Nikah dari Kemenag
Kemenkes Tunggak 80%...
Kemenkes Tunggak 80% Pembayaran Penanganan COVID-19 ke RSUD Yogya
Berita Terkini
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
2 menit yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
18 menit yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
46 menit yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
54 menit yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
1 jam yang lalu
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
2 jam yang lalu
Infografis
Pakistan Kembangkan...
Pakistan Kembangkan Rudal Canggih Jadi Ancaman bagi AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved