Sehari, Kakek Ini Produksi 250 Liter Miras Oplosan
Minggu, 07 Desember 2014 - 16:37 WIB
Sehari, Kakek Ini Produksi 250 Liter Miras Oplosan
A
A
A
BOGOR - Polres Bogor Kota menggerebek sebuah rumah yang menjadi pabrik miras oplosan. Dalam sehari, pemilik pabrik tersebut mampu memproduksi 250 liter miras oplosan.
Penggerebekan dilakukan polisi pada Minggu (7/12/2014) dinihari tadi. Polisi juga menangkap Djun Min Sudiono (63) pemilik rumah sekaligus peracik miras oplosan di Jalan Menteng, Nomor 47, RT 002/002, Kelurahan Menteng, Bogor Barat, Kota Bogor.
Kapolres Bogor Kota AKBP Irsan mengatakan berdasarkan keterangan tersangka, bahwa rumah yang dijadikan tempat produksi miras itu sudah beroperasi selama dua tahun.
"Satu kali produksinya bisa mencapai 250 liter/hari dengan omset Rp4-6 juta/minggu," ujar AKBP Irsan di Mapolres Bogor Kota.
Dalam pembuatan Djun menggunakan bahan baku beras dicampur ragi dan alkohol cair 70 persen. Dipasarkan di wilayah Bogor hingga Jakarta dengan harga Rp 18.000 per botol ukuran 600 militer.
"Karena target penjualan kelas menengah ke bawah, jadi dijual ke beberapa warung-warung," jelasnya.
Penggerebekan dilakukan polisi pada Minggu (7/12/2014) dinihari tadi. Polisi juga menangkap Djun Min Sudiono (63) pemilik rumah sekaligus peracik miras oplosan di Jalan Menteng, Nomor 47, RT 002/002, Kelurahan Menteng, Bogor Barat, Kota Bogor.
Kapolres Bogor Kota AKBP Irsan mengatakan berdasarkan keterangan tersangka, bahwa rumah yang dijadikan tempat produksi miras itu sudah beroperasi selama dua tahun.
"Satu kali produksinya bisa mencapai 250 liter/hari dengan omset Rp4-6 juta/minggu," ujar AKBP Irsan di Mapolres Bogor Kota.
Dalam pembuatan Djun menggunakan bahan baku beras dicampur ragi dan alkohol cair 70 persen. Dipasarkan di wilayah Bogor hingga Jakarta dengan harga Rp 18.000 per botol ukuran 600 militer.
"Karena target penjualan kelas menengah ke bawah, jadi dijual ke beberapa warung-warung," jelasnya.
(ysw)