Festival Durian Kurang Meriah

Minggu, 07 Desember 2014 - 10:07 WIB
Festival Durian Kurang...
Festival Durian Kurang Meriah
A A A
MEDAN - Pengunjung Festival Durian yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumatera Utara (Sumut) di Lapangan Benteng, Sabtu (6/12) kecewa karena kegiatan itu tidak semeriah yang mereka duga.

Pantauan wartawan kemarin, pengunjung yang datang terlihat kebingungan di lokasi festival yang digandeng dengan pameran seni dan kebudayaan dan akan digelar hingga Minggu (7/12).

Pengunjung hanya menemukan tiga stan berisi durian yang diletakkan di tengah lapangan. Di sisi barat lapangan berdiri stan kebudayaan, kerajinan tangan, dan produk komersial. Sementara di sisi timur dan selatan berdiri stan-stan milik TNI, yang juga menggelar pameran alutsista (alat utama sistem persenjataan).

Salah seorang pengunjung bernama Tuti, 35, mengaku tidak merasakan atmosfer festival yang selama ini diketahuinya meriah. Dia sengaja datang ke festival itu karena mendapatkan informasi bahwa ada pesta makan durian di Lapangan Benteng. “Ini kan namanya Festival Durian, tapi duriannya hanya segitu. Itu pun kita harus bayar untuk makan,” ucapnya saat ditemui di lokasi.

Tuti juga mengeluhkan panitia yang menjual tiket seharga Rp50.000 untuk mendapatkan satu buah durian ukuran besar. Tiket itu ternyata ada beberapa jenis dan tidak berlaku untuk semua stan yang menjual durian. “Tadi saya beli tiketnya merah. Terus saya mau beli di stan Pelawi Durian, tapi tidak bisa karena mereka hanya menerima tiket kuning. Terpaksa saya beli lagi yang kuning karena saya mau beli durian yang sudah saya pilih,” ungkapnya.

Warga Marendal itu mengaku kekecewaannya sedikit berkurang setelah mengetahui di sekeliling Lapangan Benteng ternyata Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar pameran alutsista. “Tadi saya sempat berfoto dengan shotgun asli di stan milik Yonif Raider 100. Lalu berkeliling dengan Panser Anoa,” ujarnya. Pantauan wartawan, pengunjung di Lapangan Benteng cukup ramai.

Masyarakat mayoritas mengunjungi pameran TNI. Selain bisa berfoto dengan alat-alat perang, masyarakat juga diajak merasakan berkendara dengan panser anoa milik TNI. Sementara stan Festival Durian hanya dikunjungi beberapa orang yang datang untuk menikmati durian di tenda itu. Tidak terlihat kesan festival antarbangsa di tempat itu, selain tulisan “antar bangsa” di backdrop tenda.

Salah seorang pedagang durian yang mengisi stan di Festival Durian itu menerangkan, dia juga sempat heran karena mengetahui menjual durian di Lapangan Benteng. “Saya diajak mengisi Festival Durian . Biasanya kalau festival itu kan gratis, tapi ini kok bayar. Kami pun disuruh jualan di sini,” ungkapnya.

Harga durian yang dibayarkan pengunjung Rp50.000 per buah itu merupakan harga yang wajar. Sebab, saat ini buah durian sulit didapatkan karena sedang tidak musim. Selain melayani penjualan durian dengan tiket Rp50.000 itu, mereka juga menjual durian berukuran lebih kecil dengan harga paling murah Rp25.000.

“Memang segitu harganya. Maunya kalau mau buat Festival Durian, ya di musim durian, bulan Februari- Juni gitu . Harganya pun jauh lebih murah. Masyarakat pun pasti lebih ramai yang datang,” paparnya. Panitia pelaksana Festival Durian , Nova Zein mengatakan pihaknya memang menjual tiket Rp50.000 untuk menikmati satu buah durian dan mendapatkan satu produk turunan dari durian. Dia mengklaim Festival Durian akan lebih ramai dikunjungi masyarakat pada hari kedua, hari ini.

“Ini kan hari pertama. Lagi pula, acara resminya nanti malam. Ada kegiatan makan durian bersama Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, Ketua DPD RI Irman Gusman, dan pejabat lainnya, termasuk masyarakat juga,” pungkasnya.

Fakhrur rozi
(ars)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu...
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu Sumatera Utara
Berita Terkini
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
2 jam yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
4 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
5 jam yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
7 jam yang lalu
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
7 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
9 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Asnawi Kurang...
3 Alasan Asnawi Kurang Layak Jadi Kapten Timnas Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved