Jembatan Comal Dibuka Total

Minggu, 07 Desember 2014 - 09:49 WIB
Jembatan Comal Dibuka...
Jembatan Comal Dibuka Total
A A A
PEMALANG - Jembatan Comal sisi utara akhirnya dibuka pada Kamis (4/12) malam, setelah proses perbaikan selesai dilakukan.

Sehingga, Jembatan Comal Utara maupun Comal Selatan kini sudah bisa dilalui karena telah dibuka total. “Perbaikan jembatan sisi atas sudah selesai semua, sehingga jembatan sudah bisa dibuka. Kami buka pada Kamis (4/12) malam sekitar pukul 23.55 WIB,” kata Konsultan Supervisi dari Satuan Kerja Pelaksana dan Pengawasan Jalan Nasional Provinsi Jawa Tengah Ari Budiman saat dikonfirmasi kemarin.

Sebetulnya pihaknya sudah siap melakukan pengaspalan sejak akhir November, namun saat itu mencari aspal susah. Produsen aspal yang terdekat sibuk dengan produksinya masing-masing. “Padahal paling kita hanya butuh antara 350-370 ton aspal saja dan waktu sekitar 5-6 jam untuk pengaspalannya,” ungkapnya. Saat ini pihaknya hanya tinggal merampungkan perbaikan beronjong di sisi bawah kedua Jembatan Comal. Saat ini proses perbaikan sudah mencapai sekitar 60 persen.

“Beronjong sudah kita naikkan sampai 4,5meter dari posisi sebelumnya. Perkiraan sekitar 15 Desember ini perbaikan beronjong selesai,” ujar Ari. Menurut Ari, kendala perbaikan jembatan di jalur Pantura Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang itu hanya hujan. Jika turun hujan, pengerjaan seperti pengapalan harus dihentikan.

“Air juga pernah naik sampai dua meter, sehingga merendam beronjong, tapi alhamdulillah langsung surut. Sehingga kita bisa melanjutkan perbaikan beronjong,” kata dia. Saat ini kedua sisi jembatan sudah berfungsi seperti semula sehingga tidak ada pembatasan tonase bagi kendaraan yang melintas di atas jembatan itu. “Namun, kendaraan yang melintas harus mematuhi aturan, yakni muatan sumbu terberat (MST) 10 ton,” ujar Ari.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan dan Jembatan Wilayah Tegal-Pemalang-Pekalongan, Yafoor Sulaiman, juga mengatakan hal yang sama. Pihaknya berharap kendaraan berat yang melintas menaati aturan yang ada. “Alhamdulillah fungsi jembatan sudah normal kembali. Namun, kami berharap ada kesadaran bagi pengusaha yang memiliki kendaraan berat agar mematuhi aturan, yakni sesuai jumlah berat izin (JBI) masing-masing kendaraan,” ucapnya.

Yafoor memperkirakan jembatan tersebut bisa bertahan hingga di atas 25 tahun. Itu dengan ketentuan, JBI itu tidak dilanggar oleh para pemilik kendaraan berat. “Kalau masih banyak kendaraan yang melebihi JBI, usianya (jembatan) bisa di bawah itu (25 tahun). Jadi kami minta aturan itu ditaati,” tandasnya.

Prahayuda febrianto
(ars)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
41 menit yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
51 menit yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
1 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
2 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
3 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
4 jam yang lalu
Infografis
Militer Israel Terguncang...
Militer Israel Terguncang di Gaza, Total 582 Tentara Tewas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved