Penyerangan di Markas Brimob Karena Kurang Transparannya Penegakan Hukum

Kamis, 04 Desember 2014 - 14:57 WIB
Penyerangan di Markas...
Penyerangan di Markas Brimob Karena Kurang Transparannya Penegakan Hukum
A A A
JAKARTA - Hasil penyelidikan tim investigasi Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) terhadap insiden penyerangan anggota TNI ke Markas Brimob di Batam, Kepulauan Riau, menyimpulkan bahwa konflik itu terjadi karena kurangnya proses penegakan hukum yang transparan. Sehingga kurang memberikan rasa keadilan bagi masyarakat secara umum termasuk pada anggota TNI.

"Hasil investigasi atas konflik antara TNI dan Polri pada 19 November 2014 kemarin disebabkan karena kurangnya proses penegakan hukum yang obyektif dan tranparan," ujar Anggota Komnas HAM RI, Natalius Pigai, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (4/12/2014).

Natalius mengatakan, penyerangan itu merupakan buntut dari peristiwa awal yakni penggerebekan BBM ilegal yang juga melibatkan TNI dan Polri pada 21 September 2014 silam.

Menurut Natalius, peristiwa penggerebekan BBM ilegal pada 21 September 2014 lalu, menjadi pemicu konflik dari penyerangan markas Brimob pada 19 November 2014 lalu.

"Kami minta mendorong penegakan hukum yang baik pada anggota yang bersalah di kepolisian pada masa yang akan datang. Proses penegakan hukum, disiplin, pidana. Peristiwa awal itu, menjadi pemicu konflik penyerangan markas Brimob," ujarnya.
(sms)
Berita Terkait
Bentrok Mahasiswa dan...
Bentrok Mahasiswa dan Aparat di Makassar
Aparat Bentrok dengan...
Aparat Bentrok dengan Mahasiswa di Kendari
Demo Tolak Aktivitas...
Demo Tolak Aktivitas Tambang, Warga Bentrok dengan Aparat
Eksekusi Rumah di Kemayoran...
Eksekusi Rumah di Kemayoran Ricuh, Aparat dan Warga Bentrok
Hadang Pengukuran Lahan,...
Hadang Pengukuran Lahan, Puluhan Warga Terlibat Bentrok dengan Aparat
Demonstran Prancis Bentrok...
Demonstran Prancis Bentrok dengan Aparat Keamanan, 150 Polisi Terluka
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
58 menit yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
1 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
3 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
3 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
3 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
3 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved