Presiden Minta Solusi Permanen Soal Bentrok TNI/Polri
Kamis, 20 November 2014 - 12:56 WIB
Presiden Minta Solusi Permanen Soal Bentrok TNI/Polri
A
A
A
BATAM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta segera dicarikan solusi permanen supaya tidak terulang lagi bentrokan antara prajurit TNI dengan anggota Polri.
"Setelah Sumatera Utara ke Batam, presiden melalui Menkopolhukam betul-betul meminta dicari solusi permanen," kata Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto di Istana, Jakarta, Kamis (20/11/2014).
Presiden Jokowi, kata dia, terus memantau perkembangan pasca bentrokan antara TNI dan Brimob di Batam. Jokowi juga menyampaikan apresiasi terhadap langkah Wakil Gubernur Kepri Soerya Respatino yang mencoba melakukan mediasi.
Hari ini Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi oleh Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Winston Simanjuntak langsung terjun ke lokasi bentrok.
Presiden masih menunggu laporan lebih jauh dari lapangan, pasalnya tiga hari kedepan Menko Polhukam Tedjo Edy Purdjianto akan memberikan laporan kepada presiden.
"KSAD sudah disana, Pangdam sudah disana, Kapolri akan hadir hari ini. Presiden meminta solusi permanennya seperti apa," tegas Andi.
Seperti diketahui, kemarin terjadi bentrokan antara anggota Yonif 134/Tuah Sakti dengan Brimob Polda Kepri, baku tembak pun tidak dapat dihindarkan.
Sebelumnya bentrok serupa antara TNI dari Batalyon Lintas Udara 100/Prajurit Setia Kostrad dengan Personel dari Kepolisian Resor Langkat Sumatra Utara.
"Setelah Sumatera Utara ke Batam, presiden melalui Menkopolhukam betul-betul meminta dicari solusi permanen," kata Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto di Istana, Jakarta, Kamis (20/11/2014).
Presiden Jokowi, kata dia, terus memantau perkembangan pasca bentrokan antara TNI dan Brimob di Batam. Jokowi juga menyampaikan apresiasi terhadap langkah Wakil Gubernur Kepri Soerya Respatino yang mencoba melakukan mediasi.
Hari ini Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi oleh Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Winston Simanjuntak langsung terjun ke lokasi bentrok.
Presiden masih menunggu laporan lebih jauh dari lapangan, pasalnya tiga hari kedepan Menko Polhukam Tedjo Edy Purdjianto akan memberikan laporan kepada presiden.
"KSAD sudah disana, Pangdam sudah disana, Kapolri akan hadir hari ini. Presiden meminta solusi permanennya seperti apa," tegas Andi.
Seperti diketahui, kemarin terjadi bentrokan antara anggota Yonif 134/Tuah Sakti dengan Brimob Polda Kepri, baku tembak pun tidak dapat dihindarkan.
Sebelumnya bentrok serupa antara TNI dari Batalyon Lintas Udara 100/Prajurit Setia Kostrad dengan Personel dari Kepolisian Resor Langkat Sumatra Utara.
(sms)