Peringatan Tsunami Dicabut, Kondisi Sulut Berangsur Normal
Sabtu, 15 November 2014 - 15:50 WIB
Peringatan Tsunami Dicabut, Kondisi Sulut Berangsur Normal
A
A
A
MANADO - Setelah peringatan siaga tsunami dicabut, aktivitas warga di sejumlah daerah di Sulawesi Utara (Sulut), berangsur normal.
Prakirawan Gempa Stasiun Meteorologi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sulut Nur Fitriani mengatakan, dari hasil pantauan, pada pukul 13.19 WITA, BMKG menyatakan peringatan dini siaga tsunami di Sulut dan daerah sekitarnya, dicabut.
"Peringatan siaga tsunami sudah tidak ada lagi. Hal ini kami sudah laporkan ke BNPB. Sementara, kondisi aktivitas warga dari beberapa wilayah di Sulut, saat ini sudah berangsur normal," ujar Nur, Sabtu (15/11/2014).
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho ketika dikonfirmasi membenarkan hal demikian.
"Status siaga tsunami di Indonesia khususnya wilayah tengah dan timur, yang terkena dampak, pukul 12.45 WIB, kami (BNPB) menyatakan berakhir dan sudah tidak ada masalah lagi," jelas Sutopo.
Menurutnya, dengan berakhirnya peringatan dini tsunami, maka masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa.
Prakirawan Gempa Stasiun Meteorologi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sulut Nur Fitriani mengatakan, dari hasil pantauan, pada pukul 13.19 WITA, BMKG menyatakan peringatan dini siaga tsunami di Sulut dan daerah sekitarnya, dicabut.
"Peringatan siaga tsunami sudah tidak ada lagi. Hal ini kami sudah laporkan ke BNPB. Sementara, kondisi aktivitas warga dari beberapa wilayah di Sulut, saat ini sudah berangsur normal," ujar Nur, Sabtu (15/11/2014).
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho ketika dikonfirmasi membenarkan hal demikian.
"Status siaga tsunami di Indonesia khususnya wilayah tengah dan timur, yang terkena dampak, pukul 12.45 WIB, kami (BNPB) menyatakan berakhir dan sudah tidak ada masalah lagi," jelas Sutopo.
Menurutnya, dengan berakhirnya peringatan dini tsunami, maka masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa.
(zik)