Kuasa Hukum Minta Rina Dibantarkan

Selasa, 11 November 2014 - 17:27 WIB
Kuasa Hukum Minta Rina...
Kuasa Hukum Minta Rina Dibantarkan
A A A
SEMARANG - Penetapan penahanan terhadap mantan Bupati Karanganyar Rina Iriani memicu kekecewaan tim kuasa hukumnya. Mereka beranggapan jika penetapan penahanan tersebut tidak beralasan sehingga mereka minta Rina dibantarkan.

Kuasa hukum Rina , M Taufik menyatakan, pihaknya akan mengupayakan pembantaran terhadap kliennya. Sebab, diketahui kondisi kliennya sedang dalam posisi sakit.

"Ini lihat saja, langsung pingsan. Klien kami memang sedang sakit. Selain itu, riwayat kesehatannya juga buruk dimana dia pernah menjalani operasi beberapa waktu lalu," ujarnya, Selasa (11/11/2014).

Hal tersebut dibenarkan Sriyono, Kakak kandung Rina. Menurut Sriyono, sejak kemarin malam Rina selalu muntah-muntah.

"Tadi malam tidak tidur sama sekali, dia muntah terus. Saya yang menjaga. Memang dia itu memiliki riwayat sakit parah. Beberapa waktu lalu kepalanya habis dibor karena sakit," ujarnya.

Sementara salah satu kuasa hukum Rina, Slamet Yuono menegaskan, penetapan penahanan terhadap kliennya itu tidak memiliki pertimbangan hukum.

Sehingga menurutnya, penetapan penahanan itu adalah kesewenang-wenangan hakim Pengadilan Tipikor Semarang.

"Itu pertimbangannya apa, tidak ada. Kalau takut melarikan diri, selama ini klien kami kooperatif," kata dia, Selasa (11/11/2014).

Menanggapi alasan hakim yang memutuskan penahanan dikarenakan takut mempengaruhi saksi, Slamet mengaku jika itu hal yang aneh. Sebab, saksi yang memberatkan saat ini sudah habis.

"Saksi siapa lagi, tidak ada saksi lagi. Selama persidangan juga tidak ada keterangan saksi yang aneh," timpalnya.

Hingga saat ini Rina masih diperiksa tim dokter. Belum ada kepastian apakah Rina akan ditahan atau dibantarkan.
(sms)
Berita Terkait
KPK: Kenaikan Gaji Kepala...
KPK: Kenaikan Gaji Kepala Daerah Tak Menjamin Bakal Bebas Korupsi
Tantangan Tata Kelola...
Tantangan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Ketahanan Nasional
481 Kepala Daerah Terpilih...
481 Kepala Daerah Terpilih Ikuti Gladi Kotor Jelang Pelantikan
ICW Prihatin Hanya 5...
ICW Prihatin Hanya 5 Kasus Korupsi Kepala Daerah yang Divonis Berat
Ketua KPK Prihatin Banyak...
Ketua KPK Prihatin Banyak Kepala Daerah Terjerat Korupsi
Korupsi Masjid Raya...
Korupsi Masjid Raya Sriwijaya Jakabaring, Mantan Pj Wali Kota Palembang Bayar Denda Rp200 Juta
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
2 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
2 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
2 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
3 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
3 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
3 jam yang lalu
Infografis
TNI Jaga Kejaksaan,...
TNI Jaga Kejaksaan, Ada Perseteruan Penegak Hukum?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved