Polisi Tangkap 5 Penjual Mainan Bajakan Bima Satria Garuda

Jum'at, 07 November 2014 - 20:41 WIB
Polisi Tangkap 5 Penjual...
Polisi Tangkap 5 Penjual Mainan Bajakan Bima Satria Garuda
A A A
JAKARTA - Polda Metro Jaya menangkap lima orang dalam penggerebekan mainan bajakan karakter superhero asal Indonesia, Bima Satria Garuda, di kawasan Asemka, beberapa waktu lalu.

Sayangnya, selepas penggerebekan, masih banyak ditemukan mainan bajakan yang dijual di pusat grosir mainan di kawasan Jakarta Barat tersebut.

Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Heru Pranoto mengatakan, selama masyarakat masih tinggi animonya akan sangat sulit memberantas peredaran mainan bajakan.
Alasannya, petugas kepolisian sifatnya hanya melakukan penindakan. Untuk kelanjutannya akan dilakukan pembinaan.

“Artinya pembinaan harus dilakukan dari dua sisi, baik kepada masyarakat maupun penjual. Selama ini pihaknya melakukan penindakan karena ada laporan dari masyarakat,” kata Heru di Jakarta Jumat (7/11/2014).

Heru mengatakan, hingga kini masih melakukan pendalaman untuk menerapkan pasal yang akan dikenakan kepada para tersangka penjual mainan bajakan itu.

Dia mengimbau penjual untuk tidak menjual barang bajakan, apalagi melakukan pembajakan.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak membeli barang bajakan. "Kinerja petugas kepolisian akan sia-sia jika tidak didukung masyarakat," ujarnya.

Beberapa waktu lalu, Polda Metro Jaya menyita tak kurang dari 400 mainan bajakan Bima Satria Garuda dari sekitar enam toko di Pasar Asemka Jakarta Barat.

Petugas juga langsung memeriksa para penjual mainan ilegal itu karena dinilai melanggar hak cipta.

Populernya film Bima Satria Garuda sejak ditayangkan RCTI ternyata disalahgunakan orang yang tidak bertanggung jawab untuk membuat mainan palsu tokoh karakter superhero asal Indonesia ini.

Apalagi setelah mainan ini menjadi idola di kalangan anak-anak. Terbukti banyak ditemukan mainan palsu Bima Satria Garuda yang dijual berbagai toko di Jakarta.
(whb)
Berita Terkait
Kemenkumham Bakal Sikat...
Kemenkumham Bakal Sikat Barang Bajakan di Situs Belanja Online
AS Persoalkan Barang...
AS Persoalkan Barang Bajakan di Indonesia, Ini Respons Kemendag
Cegah Barang Impor Bajakan,...
Cegah Barang Impor Bajakan, Kemenkumham Jatim Gandeng Polri dan Bea Cukai
Amerika Soroti Barang...
Amerika Soroti Barang Bajakan di Mangga Dua, Pramono: Itu Urusan Pemerintah Pusat
Bahayanya Pakai Software...
Bahayanya Pakai Software Bajakan
Bukan Bajakan, Kembaran...
Bukan Bajakan, Kembaran Isuzu D-Max Laris Manis di Negeri China
Berita Terkini
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
1 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
2 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
3 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
3 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
5 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
5 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved