Peluang Pemain Lokal

Jum'at, 07 November 2014 - 17:38 WIB
Peluang Pemain Lokal
Peluang Pemain Lokal
A A A
MEDAN - Keputusan PSSI meniadakan pemain asing di Kompetisi Indonesia Super League (ISL) dan Divisi Utama musim depan disambut positif PSMS Medan. Keputusan itu menjadi momentum kebangkitan pemain lokal.

Menurut Pelatih Kepala PSMS Medan Legirin, keputusan ini tentu memberikan peluang besar bagi pemain lokal untuk unjuk gigi. Dia pun menilai, keputusan itu bisa menjadi persaingan sehat antarpemain lokal.

”Keputusan PSSI sangat baik. Sebab, keputusan itu akan menjadikan persaingan pemain lokal masuk ke tim ISL atau Divisi Utama semakin ketat. Timtim tentu mencari pemain yang sangat layak memperkuat tim,” ungkap Legirin. Keputusan ini diambil PSSI dan PT Liga Indonesia (Liga) terkait kuota pemain asing di Indonesia. Mereka memutuskan menghapus pemain asing di Divisi Utama dan menyisakan tiga legiun impor di ISL musim mendatang.

PSSI berasumsi peniadaan dan pengurangan kuota asing tidak sekadar memberikan kesempatan lebih banyak kepada pemain lokal, tapi membantu klubklub, terutama peserta Divisi Utama lebih hemat dalam anggaran. Keputusan ini juga tak terlepas dari sejumlah kasus tunggakan gaji para pemain. Dengan pengurangan kuota pemain asing di ISL dan peniadaan bagi tim Divisi Utama musim depan, maka pengeluaran tim bisa ditekan.

Yang jelas, keputusan itu sangat menguntungkan tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut. Bagaimana tidak, PSMS sempat terkena sanksi tidak diperbolehkan diperkuat pemain asing di Kompetisi Divisi Utama 2014. Itu buntut dari tunggakan gaji pemain pada kompetisi musim 2011/2012. Menurut Legirin, pelatih lisensi B AFC itu, peniadaan pemain asing ini jelas menjadi kesempatan besar bagi para pemain, terutama pemain yang posisinya kerap diisi pemain asing, seperti striker, gelandang, stoper.

”Keputusan ini jelas keuntungan bagi pemain lokal, juga untuk tim nasional. Sebab, saat berlaga di tingkat internasional, tiga posisi itulah yang kerap kosong. Itu akibat dari penggunaan pemain asing tadi. Jadi, saat timnas tanding, jadi kaku karena sulit mendapatkan pemain yang pas mengisi posisi itu,” ungkapnya.

Legirin optimistis keputusan ini akan membuat pemain lokal makin berkembang. Tidak hanya memberikan kesempatan lebih banyak kepada pemain lokal unjuk kebolehan, kebijakan itu juga bisa memangkas pengeluaran dana yang lebih besar dari setiap klub kontestan. Anggaran klub hanya terfokus pada pemain lokal yang pengeluarannya tidak sebesar legiun asing.

”Pemain kami pasti lebih berkembang lagi, juga segi dana klub lebih irit. Inilah babak baru sepak bola kita,” pungkasnya.

Haris dasril
(ars)
Berita Terkait
Potensi Sikomandan Cukup...
Potensi Sikomandan Cukup Besar di Sumatera Utara
Penyuluh di Sumatera...
Penyuluh di Sumatera Utara Ikuti Pelatihan TOT Proyek SIMURP
Bentrok 2 Fakultas Pecah,...
Bentrok 2 Fakultas Pecah, Aktivitas Mahasiswa di Kampus USU Diliburkan
UP DATE Covid-19 Provinsi...
UP DATE Covid-19 Provinsi Sumatera Utara
Permintaan Turun, Ekspor...
Permintaan Turun, Ekspor Karet Sumatera Utara Anjlok
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu...
KPK Gelar OTT di Labuhanbatu Sumatera Utara
Berita Terkini
Saksi Mata Ungkap Detik-detik...
Saksi Mata Ungkap Detik-detik Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran
3 jam yang lalu
Kebakaran Melanda Pasar...
Kebakaran Melanda Pasar Jiung Kemayoran, Petugas Damkar Masih Berupaya Padamkan Api
5 jam yang lalu
Workshop Pengasuh Bahas...
Workshop Pengasuh Bahas Strategi Pesantren Tetap Berkembang di Era Disrupsi
5 jam yang lalu
Kebakaran Melanda Permukiman...
Kebakaran Melanda Permukiman Padat Penduduk di Kemayoran Malam Ini
6 jam yang lalu
Ini Identitas Korban...
Ini Identitas Korban Tewas dan Hilang Akibat Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor
6 jam yang lalu
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Berhasil Bendung Peredaran Tramadol di Jakpus
6 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved