Diperiksa Mabes Polri, Bupati Muratara Dicecar 17 Pertanyaan

Rabu, 29 Oktober 2014 - 22:29 WIB
Diperiksa Mabes Polri,...
Diperiksa Mabes Polri, Bupati Muratara Dicecar 17 Pertanyaan
A A A
JAKARTA - Penjabat Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), H Akisropi Ayub dicecar penyidik Bareskrim Mabes Polri sebanyak 17 pertanyaan saat diperiksa di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Rabu (29/10/2014).

Pemeriksaan terhadap Bupati Muratara Akisropi Ayub di Mabes Polri sebagai saksi mengenai proses penerimaan calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) di Muratara.

Kuasa hukum Pemkab Muratara, Gabriel H Fuady mengatakan, jika menurut tim hukum kasus ini awalnya ada pembawa uang tertangkap di Provinsi Bengkulu. Sedangkan untuk tes CPNS sendiri belum dilakukan.

"Jika pandangan kami posisi kasus masih sangat lemah. Tetapi pihaknya menyerahkan ke proses hukum yang dilakukan penyidik Bareskrim Mabes Polri. Kapasitas sendiri sebagai saksi," jelas Gabriel melalui telepon selularnya, Rabu (29/10/2014).

Menurutnya, pemeriksaan dimulai pukul 10.00 WIB. Pemeriksaan sendiri untuk mengetahui sepengetahuan bupati terhadap kasus tersebut.

Sebab penerimaan CPNSD merupakan agenda nasional tentunya kegiatan tersebut ada kepanitiaan itu yang dipertanyakan. Kemudian masalah uang yang ditemukan.

Intinya kasus ini sudah masuk proses hukum. Yang terjadi sekarang ada orang perkeruh suasana. Bahwa kasus ini sudah dipolitisir.

"Kita harap sadarlah kelompok itu. Ini murni masalah hukum. Hormatilah proses hukum sehingga selesai dan pemerintah kembali berjalan," kata dia.

Gabriel menambahkan, untuk pemeriksaan Bupati Muratara diperkirakan hanya satu kali ini. Tetapi jika diperlukan maka akan dilakukan kembali.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kota Lubuklinggau, AKBP Dover Cristian LG mengatakan, pihaknya siap memeriksa terhadap senjata api (senpi) yang diamankan dari rumah Akisropi. Tetapi saat ini, kata Dover, masih ditangani Polda Sumsel.

Jika sesuai aturan senjata yang ada seharusnya usai dipakai harus dititipkan di Polres. "Intinya kita siap jika Polda Sumsel menyerahkan penyidikan ke Polres Lubuklinggau," kata Dover.
(sms)
Berita Terkait
Oknum Pejabat Arogan,...
Oknum Pejabat Arogan, Jaga Emosi di Ruang Publik
Empat Pemimpin Negara...
Empat Pemimpin Negara yang Paling Korupsi di Dunia
Sindir Pejabat Korup...
Sindir Pejabat Korup Banyak Gimik, Mahfud MD: Baru Keluar Penjara Sudah Pidato Perangi Koruptor
Parlemen Vietnam Tetapkan...
Parlemen Vietnam Tetapkan Vo Van Thuong sebagai Presiden Baru
Firli Bahuri Heran Ketangkap...
Firli Bahuri Heran Ketangkap KPK Bilangnya Apes
KPK Sayangkan Masih...
KPK Sayangkan Masih Ada Pejabat yang Korupsi
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
4 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
4 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
5 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
5 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
7 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
8 jam yang lalu
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025 (Rabu 17 Desember Pukul 07.00 WIB)
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved