Menara Ilegal Didesain seperti Tower Air

Selasa, 28 Oktober 2014 - 15:45 WIB
Menara Ilegal Didesain...
Menara Ilegal Didesain seperti Tower Air
A A A
SEMARANG - Menara (tower ) telekomunikasi ilegal ternyata marak berdiri di Kota Semarang. Untuk mengelabui pemerintah kota (pemkot), ada pemilik menara yang mendesainnya seperti tower air.

Seperti tower yang berada di atas gedung Klinik Budi Husada diJalan Kaligawe Kota Semarang yang dibongkar Satpol PP Kota Semarang kemarin. Dilihat sekilas, menara seluler yang telah berdiri sejak Agustus lalu tanpa mengurus izin tersebut seperti tower air karena di puncak menara ditutupi bagian atas dengan seng yang dicat oranye.

Pembongkaran dilakukan puluhan petugas Satpol PP Kota Semarang secara manual. Petugas menaiki tower untuk melepas beberapa bagian menara untuk kemudian diangkut menggunakan truk dan dibawa ke kantor Satpol PP. “Modusnya ditutupi dengan seng itu agar terlihat seperti tower air,” ujar Kabid Ketenteraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Semarang Kusnandir kemarin.

“Selain belum berizin, pembangunan tower juga ditolak oleh warga. Untuk itu, kami terpaksa melakukan pembongkaran ini karena setelah disurati tiga kali tidak diindahkan,” tandasnya.

Selain tower di Klinik Budi Husada di Jalan Kaligawe, masih ada 20 lebih menara telekomunikasi ilegal di Kota Semarang. Pihaknya sampai saat ini masih menunggu rekomendasi untuk melakukan pembongkaran. “Keberadaan tower ilegal itu jelas merugikan negara dalam hal ini Kota Semarang,” ujar Kusnandir. Ke depan, Satpol PP akan terus mengawasi bangunan-bangunan, terutama tower ilegal di Kota Semarang. Selain membongkar, Satpol PP juga menyiapkan sanksi tegas bagi pemilik tower ilegal itu.

“Tahun ini masih pendekatan persuasif, kami masih memberikan kesempatan untuk melengkapi izinnya. Tapi tahun depan (2015), sanksi pidana enam bulan dan denda Rp50 juta akan diterapkan sesuai Perda Nomor 5/2009 tentang Bangunan bagi mereka yang melanggar,” tandasnya.

Pembongkaran menara telekomunikasi ilegal oleh Satpol PP diapresiasi oleh sejumlah warga yang tinggal di sekitar Klinik Budi Husada. Menurut mereka, sudah lama masyarakat meresahkan bangunan tower yang tidak pernah disosialisasikan kepada warga. “Kami tidak pernah diajak rembuk soal pembangunan tower itu, tahu-tahu sudah dibangun. Sudah lama kami protes, tapi tidak ditanggapi,” ungkap Umar Sigit, 55, salah satu warga.

Tower ilegal tersebut dinilai sangat berbahaya bagi warga sekitar karena didirikan di atas bangunan yang rawan ambruk. “Konstruksi bangunannya tidak kokoh, tembok di sekitar tower dibangun sudah retak-retak. Kami khawatir saat hujan dan angin kencang, tower akan ambruk dan mengenai rumah warga,” ucapnya.

Andika Prabowo
(ftr)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
51 menit yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
1 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
2 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
3 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
3 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
3 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved