Semarang Menuju Kota Mode

Minggu, 26 Oktober 2014 - 17:39 WIB
Semarang Menuju Kota...
Semarang Menuju Kota Mode
A A A
SEMARANG - INDUSTRI fashion di Kota Semarang dinilai menyimpan potensi besar. Karya desainer maupun perajin dari kota ini sudah diakui di tataran nasional hingga internasional. Kota ini pun dirintis sebagai salah satu referensi fashion Tanah Air.Perhelatan fashion digelar mulai 25–27 Oktober 2014 bertajuk “Semarang Fashion Parade 2014”.

Kerja sama dari Pemerintah Kota Semarang, Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Jawa Tengah, dan Dewan Kerajinan Nasional Indonesia (Dekranasda). Kegiatan untuk pertama kalinya ini adalah embrio untuk menyelenggarakan event lebih besar.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Semarang Nurjanah mengungkapkan, potensi SDM maupun industri di bidang fashion sangat menjanjikan. ”Parade fashion ini sebagai wujud eksistensi para pelaku fashion di daerah sendiri,” ujarnya kemarin. Tak bisa dipungkiri desainer asal Semarang sudah diakui di mata internasional. Beberapa nama desainer aktif mengikuti Hongkong Fashion Week seperti Gregorius Vici, Angela Chung, Christine Wibowo, Devy Ros, IngeChu, dan Pinky Hendarto. Di luar nama ini masih banyak hasil desain yang menjadi langganan artis maupun tokoh nasional.

Kendati begitu, karya desainer asal Semarang lebih diapresiasi di luar Kota Semarang. ”Fashion parade untuk mengenalkan kepada masyarakat Kota Semarang bahwa karya desainer lokal sudah diakui di tingkat nasional hingga luar negeri. Harapannya, masyarakat bangga mengenakan produk dari desainer kota ini,” kataNurjanah.

Upaya mewujudkan Kota Semarang agar dilirik pencinta fashion Tanah Air bukan perkara gampang. DIY memiliki Jogja Fashion Week, Jakarta bisa menikmati Jakarta Fashion Week maupun skala lebih besar ada Indonesia FashionWeek.

Ada aturan yang harus dipatuhi untuk menggelar perhelatan akbar tersebut. ”Ada standarisasi seperti salah satunya harus mampu menghadirkan buyersdari luar negeri,” ujar Ketua APPMI Jawa Tengah Soese Asmadi.

Langkah menuju gelaran fashion week dimulai dari fashion fair atau fashion parade. Desainer dapat memamerkan karya sekaligus pencinta fashion dapat mengapresiasi rancangan tersebut dalam skala lebih kecil.

Desainer-desainer pemula yang ingin bergabung dengan APPMI Jateng juga diberikan kesempatan pamer karya. Tim penyeleksi dari pusat akan memilih desainer pemula yang layak bergabung. ”Ada seleksi sehingga desainer terpilih benarbenar layak,” ungkapnya.

Hendrati hapsari
(bbg)
Berita Terkait
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Digitalisasi Konservasi...
Digitalisasi Konservasi Mangrove
Potret Festival Dolanan...
Potret Festival Dolanan Anak 2025 di Lapangan Laboratorium Prof Soegijono FIK Unnes
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
4 Kota dengan Janda...
4 Kota dengan Janda Terbanyak di Jawa Tengah, Nomor 3 Lebih dari 5.000
6 Penghargaan yang Diterima...
6 Penghargaan yang Diterima Ganjar Pranowo saat Menjadi Gubernur Jawa Tengah
Berita Terkini
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
1 jam yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
3 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
4 jam yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
5 jam yang lalu
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
5 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
7 jam yang lalu
Infografis
7 Tantangan Zohran Mamdani...
7 Tantangan Zohran Mamdani Memimpin Kota New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved