Warga Buat Sumur Bor Untuk Memenuhi Kebutuhan Air Bersih

Minggu, 26 Oktober 2014 - 08:50 WIB
Warga Buat Sumur Bor...
Warga Buat Sumur Bor Untuk Memenuhi Kebutuhan Air Bersih
A A A
MARTAPURA - Warga di Kota Martapura terpaksa membuat sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih dalam menghadapi musim kemarau ini. Biaya yang dikeluarkan untuk membuat sumur bor tidak sedikit sekitar Rp5 juta hingga Rp7 juta.

Ketika musim kemarau terjadi sumur gali biasa milik warga kebanyakan kering jika ada air sudah bisa dipastikan kondisi airnya tidak layak dikonsumsi. Karena itulah warga harus rela merogoh uang yang cukup besar untuk membuat sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

Zainudin Batin (60) petani sawah tadah hujan di Kecamatan Bunga Mayang, OKU Timur mengatakan, kondisi sumur yang kering tentu sangat menganggu kehidupan warga.

Sudah Satu bulan warga banyak yang mandi di Sungai Komering, namun ada juga warga yang sudah membuat sumur bor.

“Untuk membuat sumur bor itu tidak seluruh warga mampu mengingat biayanya lumayan besar,” katanya.

Memang beberapa hari ini cuaca sudah nampak mendung namun belum juga turun hujan. ”Kita sudah berharap akan turun hujan namun belum juga turun hujan,” jelasnya.

Sedangkan Baswan (38) warga yang lain menambahkan sumur miliknya meskipun tidak kering namun airnya tidak bisa dikonsumsi karena kondisinya tidak bagus.

”Air di sumur saya memang ada tapi kotor dan berminyak sehingga tidak bisa dikonsumsi,” ungkapnya.

Namun menurutnya saat ini sudah ada beberapa tetangganya yang membuat sumur bor, dia berharap sumur bor itu nantinya bisa membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

“Harapan kita dengan adanya sumur bor bisa membantu kita untuk memenuhi kebutuhan air kita,” timpalnya.
(sms)
Berita Terkait
Awal Musim Kemarau 2024...
Awal Musim Kemarau 2024 Diprediksi Mundur, Ini Rincian Daerahnya
Sungai Batanghari Surut...
Sungai Batanghari Surut Akibat Kemarau, Munculkan Pulau Berpasir
Puncak Kemarau di Maros...
Puncak Kemarau di Maros Diprediksi Pada Bulan Agustus
56% Wilayah Indonesia...
56% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau Sejak Awal Juli 2023
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus 2025, BMKG: Berlangsung Lebih Singkat
September Puncak Musim...
September Puncak Musim Kemarau, Oktober Transisi ke Musim Hujan
Berita Terkini
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
14 menit yang lalu
Sekda Tangsel Bambang...
Sekda Tangsel Bambang Ingatkan ASN Berikan Pelayanan Publik Sesuai Standar
19 menit yang lalu
Pramono Ungkap Alphard...
Pramono Ungkap Alphard Penerobos Lampu Merah di Bundaran HI Pakai Pelat Palsu
25 menit yang lalu
Minta Satpam Tak Dipecat,...
Minta Satpam Tak Dipecat, Pramono Ungkap CCTV Alphard Terobos Lampu Merah di Bundaran HI
30 menit yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
4 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
5 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved