Petani Kopi Berharap Kemarau Segera Usai

Sabtu, 18 Oktober 2014 - 13:42 WIB
Petani Kopi Berharap...
Petani Kopi Berharap Kemarau Segera Usai
A A A
MUARAENIM - Ratusan petani kopi di Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU) Kabupaten Muaraenim berharap musim kemarau segera berakhir. Hal ini dikarenakan saat ini kembang atau bunga tanaman kopi milik petani sudah mulai keluar.

Bahkan karena kemarau kembang kopi yang keluar lebih banyak dari musim sebelumnya. Hanya saja menurut para petani jika kemarau belum juga berakhir maka kembang kopi tersebut tidak akan berkembang menjadi buah karena keburu gugur dan layu karena kekeringan.

“Banyaknya bunga menjadi pertanda untuk hasil musim mendatang, tapi kalau terus panas tidak akan sampai jadi buah,” ujar Mujiburahman petani kopi Desa Segamit, Kecamatan SDU.

Idealnya menurut Mujib, bunga kopi yang sudah keluar sekitar semingga dari tangkainya mulai tersiram hujan. Sehingga bunga terus kuat melekat dan berkembang menjadi putik buah kopi.

Hanya saja menurutnya intensitas hujan juga jangan terlalu sering, karena bunga juga akan mengalami busuk tangkai dan batal menjadi buah.

“Karena kopi berbunga hanya setahun sekali atau sekali dalam satu kali musim, kalau bunganya sudah runtuh sebelum menjadi putik harus menunggu tahun depan lagi,” timpalnya.

Saat ini menurutnya memang dalam beberapa waktu sudah mulai turun hujan, turunnya hujan juga yang menjadi pemicu keluarnya kembang kopi.

Namun jika cuaca terus dalam kondisi kemarau, dikhawatirkan kembang kopi tersebut gugur. Jelas menurutnya jika sudah gugur maka harapan petani untuk hasil panen mendatang sudah dapat diduga.

“Hasil panen kopi itu, saat masih berada di batang sudah bisa ditaksir dapatnya, makanya kalau kembangnya lebat sangat memberi harapan,” jelasnya.

Camat SDU Tasman membenarkan, jika tanaman kopi masih menjadi mata pencaharian petani di wilayah tersebut. Meksipun menurutnya banyak juga petani sawah, namun hasilnya lebih kepada untuk stok bahan pangan pemilik sawah itu sendiri.

Sementara untuk kebutuhan lain, petani lebih mengandalkan dari hasil panen tanaman kopi.
“Kopi masih tetap menjadi andalan utama masyarakat di Kecamatan SDU ini, kalau hasil panen banyak dan harganya mahal secara perekonomian warga ada peningkatan, tapi jika tidak berarti pas-pasan,”jelasnya.

Meski saat ini petani sudah mulai mengembangkan jenis tanaman holtikultura, namun itu masih terbatas jumlahnya dan belum menjadi andalan masyarakat secara umum.

Belum lagi lahan yang tersedia juga terbatas dibandingkan dengan tanaman kopi. Sementara untuk kopi, sudah menjadi mata pencaharian turun temurun masyarakat di wilayah tersebut.

"Memang sudah ada yang mencoba menanam sayur mayur tapi belum begitu banyak dan masih terbatas, belum lagi saat ini sedang musim kemarau,” tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Awal Musim Kemarau 2024...
Awal Musim Kemarau 2024 Diprediksi Mundur, Ini Rincian Daerahnya
Sungai Batanghari Surut...
Sungai Batanghari Surut Akibat Kemarau, Munculkan Pulau Berpasir
Puncak Kemarau di Maros...
Puncak Kemarau di Maros Diprediksi Pada Bulan Agustus
56% Wilayah Indonesia...
56% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau Sejak Awal Juli 2023
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus 2025, BMKG: Berlangsung Lebih Singkat
September Puncak Musim...
September Puncak Musim Kemarau, Oktober Transisi ke Musim Hujan
Berita Terkini
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
10 menit yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
2 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
2 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
4 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
5 jam yang lalu
Infografis
5 Makanan Penurun Kolesterol...
5 Makanan Penurun Kolesterol Usai Lebaran yang Wajib Dicoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved