Oknum Brimob Mengamuk di Kosan, Sepasang Kekasih Terluka

Jum'at, 17 Oktober 2014 - 17:59 WIB
Oknum Brimob Mengamuk...
Oknum Brimob Mengamuk di Kosan, Sepasang Kekasih Terluka
A A A
PALEMBANG - Delapan orang oknum anggota Brimob Indralaya dilaporkan melakukan penyerangan ke kos-kosan di Jalan Talang Banten, Lorong Banten III, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan SU II, Palembang.

Atas kejadian itu, korban Ardian (21) mahasiswa UMP serta kekasihnya Dwi Marleti (21) mahasiswi PGRI mengalami luka-luka.

Kedua korban pun melaporkan salah seorang pelaku oknum Brimob Indralaya Bripda Marlando ke Bid Propam Polda Sumsel, Jumat, (17/10/2014).

Kejadian Selasa, 14 Oktober sekitar pukul 21.00 WIB, pelaku mendatangi kos-kosan korban.

Dikarenakan, kesal mendengar kekasihnya yang indekos disana ribut dengan salah seorang penghuni. Pelaku pun membawa tujuh orang temannya untuk menemui penghuni kos yang ribut dengan kekasihnya diketahui bernama Ayu (20).

"Ayu itu ngekos diatas dan aku kos dibawa. Dia itu ribut dengan kawannya sebelah kos. Tiba-tiba pacarnya datang dengan kawan-kawannya anggota Brimob," kata teman kos pelapor yang turut menjadi saksi Niko (22).

Menurut Niko, melihat delapan oknum Brimob menyerbu datang ke kos-kosan korban mendekat untuk bertanya. Korban langsung didorong pelaku dan memukulinya. Melihat adegan itu, kekasih korban yang ikut merelai pun menjadi sasaran.

"Kami binggung awalnya mau melapor kemana. Jadi baru hari ini baru tahu kalau untuk melaporkan anggota Brimob itu ke Bid Propam Polda Sumsel," kata Niko mahasiswa PGRI ini.

Saat ditemui korban, Ardian mengatakan, tangan dan tubuhnya memar dipukuli oleh pelaku. Sedangkan tangan kekasihnya memar ditarik oleh pelaku.

"Pelaku mendorong, badan saya ke tembok dan memukul dada saya. Pacarnya yang mencoba menghalangi ditarik dan tanggannya memar. Ini sudah bentuk anarkistis dilakukan oknum polisi ramai-ramai datang ke kosan kami dan melakukan tindakan kekerasan," ujar korban kesal.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Djarod Padakova menjelaskan, laporan korban sudah diterima dan masih harus membutuhkan beberapa keterangan lain.

Pihaknya berjanji apabila oknum polisi itu bersalah akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Tadi mereka sudah melapor (kemarin), besok korban diminta hadir untuk dimintai keterangan lebih lanjut," jelas Djarod.
(sms)
Berita Terkait
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Terhadap Mantan Suaminya
Bak Ayam Sakit, Ini...
Bak Ayam Sakit, Ini Tampang Pelaku Pemukulan Anak Politisi PDIP Indah Kurnia Usai Menyerahkan Diri
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Sadis! Bocah Tewas Dibanting...
Sadis! Bocah Tewas Dibanting Pacar Ibunya karena Rewel saat Sakit
Pria di Palmerah Penganiaya...
Pria di Palmerah Penganiaya Anak Kekasihnya hingga Tewas Ditangkap
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
1 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
2 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
2 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
2 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
4 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
5 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved