Sewakan Lahan Bagi Penambang Emas Liar akan Dipidanakan

Senin, 06 Oktober 2014 - 16:00 WIB
Sewakan Lahan Bagi Penambang...
Sewakan Lahan Bagi Penambang Emas Liar akan Dipidanakan
A A A
SINGKAWANG - Pemerintah Kota Singkawang akan mempidanakan para pemilik lahan yang menyewakan lahan mereka untuk penambangan emas liar atau penambang emas tanpa izin (Peti) di kawasan Singkawang.

Langkah ini dilakukan Pemkot Singkawang terkait tewasnya 18 penambang emas liar yang tertimbun longsor di perbatasan Pangkalan Batu, Sagatani dengan Kabupaten Bengkayang.

Wali Kota Singkawang, Awang Ishak mengaku sangat kaget dengan terjadinya insiden tanah longsor yang menyebabkan adanya korban tewas.

Walaupun yang meninggal itu bukan warga Singkawang, namun dirinya merasa prihatin dengan kejadian tersebut. Selain itu, Awang juga mengatakan, bahwa kegiatan Peti yang berada di kawasan perbatasan Sinkawang-Bengkayang itu telah melanggar aturan dan yang jelas kegiatan tersebut telah merusak lingkungan yang ada.

“Sebetulnya saya lelah menangani masalah Peti yang tidak ada habis-habisnya ini, maka untuk itu, pemilik tanah yang sudah menyewakan lahan untuk aktivitas Peti seharusnya di pidanakan,” kata Wali Kkota.

Awang juga menambahkan, ke depan akan di buat Raperda terkait aktivitas Peti tersebut, jika aturannya sudah ada, maka enak untuk mengontrolnya, jika mereka masih melanggar, maka bisa dipidanakan.

Terpisah Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot, menilai insiden tersebut merupakan teguran dari tuhan terhadap para perusak alam.

“Ini merupakan teguran langsung dari sang pencipta, karena mereka telah merusak lingkungan, sebelumnya mereka sudah kita ingatkan, namun tidak di dengar, dan mudah-mudahan dengan kejadian ini, mereka bisa berhenti dari aktivitas Peti tersebut,” timpal Bupati.

Bupati juga meminta kepada aparat kepolisian untuk menangkap para pemilik modal yang telah menggerakkan Peti di wilayah itu maupun di daerah lainnya, sehingga aktivitas penambang emas liar di Kalbar ini tidak ada lagi.
(sms)
Berita Terkait
Material Longsor Putus...
Material Longsor Putus Akses Jalan Kota Palopo-Toraja
Pencarian 3 Warga Korban...
Pencarian 3 Warga Korban Tanah Longsor di Kota Bogor
Hidup Menumpang, Korban...
Hidup Menumpang, Korban Longsor Palopo Butuh Bantuan Pemerintah
Ojek Pikul di Lokasi...
Ojek Pikul di Lokasi Longsor Palopo Angkut Karung Beras hingga Motor
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino...
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino Sempat Putus Diterjang Longsor
Galian Tambang di KBB...
Galian Tambang di KBB Longsor, Tiga Kendaraan Tertimpa
Berita Terkini
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
28 menit yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
33 menit yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
3 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
4 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
4 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
6 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved